GITA ALMAS YULIANTO, - (2022) GAMBARAN BUDAYA K3 PADA PEKERJA NON-MANAJERIAL PT BOMA BISMA INDRA (PERSERO). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
151911713053.pdf Download (3MB) |
Abstract
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjalankan berbagai kegiatan, baik dalam sektor informal maupun formal. Target utama penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan yaitu terciptanya zero accident. Oleh karena itu, diperlukan adanya perhatian khusus dalam menerapkan budaya K3. Budaya K3 merupakan upaya yang dianalisa atau diobservasi oleh seluruh anggota organisasi mengarah pada perhatian serta tindakan dalam meningkatkan keselamatan. Budaya K3 tersebut dapat diketahui dari iklim kerja atau safety climate dalam organisasi dengan berdasarkan sikap-sikap pekerja terhadap K3 dan tanggapan pekerja terhadap potensi bahaya dan risiko di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari gambaran budaya K3 pada pekerja non-manajerial PT Boma Bisma Indra (Persero). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan semi kuantitatif (metode skoring) menggunakan Nordic Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50). Jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 40 orang pekerja non-manajerial di PT Boma Bisma Indra (Persero). Hasil penelitian ini diketahui ada dua dimensi iklim keselamatan kerja yaitu prioritas keselamatan manajemen dan komitmen terhadap K3 dan pemberdayaan manajemen keselamatan kerja pada kategori cukup baik. Terdapat tiga dimensi iklim keselamatan kerja yang memiliki kategori cukup rendah yaitu keadilan manajemen keselamatan kerja; pembelajaran, komunikasi dan inovasi serta kepercayaan terhadap efektififan sistem keselamatan. Sedangkan sisanya yaitu dimensi komitmen pekerja terhadap K3 dan prioritas keselamatan pekerja dan intoleransi risiko bahaya pada kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian sebaiknya perusahaan melakukan pembinaan ulang kepada pekerja non-manajerial yang kurang sadar akan keselamatan kerja, melakukan sosialisasi ulang terkait aturan keselamatan dan potensi bahaya di area kerja serta melakukan sosialisasi terhadap pentingnya pelaporan nearmiss dan accident, serta bagi pekerja sebaiknya berkomitmen terhadap K3 dan percaya akan upaya manajemen dalam melindungi keselamatan kerja.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Occupational safety and health culture, NOSACQ-50, Non-managerial | ||||||
| Subjects: | K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB3000-3034 Police and public safety T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 08:58 | ||||||
| Last Modified: | 20 Oct 2025 08:58 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138555 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


