Nabila Nasyia Rabbani
(2022)
Perlakuan Akuntansi Atas Belanja Pegawai Pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Surabaya II.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151910613081_QStiACQEMlW2HCGpSru--zTm6GRV4t.pdf
Download (3MB)
|
Abstract
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surabaya II merupakan
instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara. Sebagai salah satu
instansi pemerintahan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)
Surabaya II melakukan kegiatan akuntansi dalam menjalankan kegiatan
organisasinya. Salah satunya adalah perlakuan akuntansi terhadap belanja
pegawai. Belanja pegawai di KPPN Surabaya II meliputi uang makan dan uang
lembur, dimana hal tersebut sangat berpengaruh dalam kesejahteraan pegawai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perlakuan akuntansi
ini adalah untuk mengetahui apakah perlakuan akuntansi di KPPN Surabaya II
telah sesuai dengan standar dan peraturan telah ditetapkan. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah belanja pegawai dikeluarkan sebagai
imbalan yang berupa uang atas pekerjaan yang telah dilakukan pegawai dalam
mendukung tugas dan fungsi unit KPPN Surabaya II yang meliputi uang makan
dan uang lembur. Perlakuan akuntansi atas belanja pegawai pada KPPN Surabaya
II telah sesuai dengan aturan akuntansi belanja yang dimuat pada PMK Nomor
22/PMK.05/2022 Tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat. Sedangkan
perlakuan akuntansi yang meliputi pencatatan telah sesuai dengan PP Nomor 71
tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Namun dalam melakukan
pencatatan seringkali terdapat kendala dikarenakan dokumen pendukung seperti
Surat Keterangan Izin dari pegawai yang sakit atau cuti belum lengkap.
Actions (login required)
 |
View Item |