Wanda Azizah
(2022)
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate (Cr) Dan Services Per Conception (S/C) Pada Sapi Perah Periode Laktasi Di PT. X.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151911213037_KQs9Y6AZiDKMrG0uEvbw5rjhTx7SdH.pdf
Download (413kB)
|
Abstract
Inseminasi buatan (IB) merupakan suatu teknologi yang digunakan para
peternak dalam meningkatkan reproduksi karena dianggap memiliki banyak
keuntungan. Pengamatan dilaksanakan di PT. X di Pengalengan, Bandung, Jawa
Barat. Tujuan dari pengamatan ini yaitu untuk mengetahui tingkat keberhasilan IB
pada sapi perah periode laktasi berdasarkan CR dan S/C. Materi yang digunakan
adalah recording sapi perah Freisian Holstein (FH) yang ada di PT. X. Data yang
diambil berupa data IB sapi periode laktasi dengan Days In Milk (DIM) acak di bulan
Oktober 2021 dengan rincian total sapi yang di IB sebanyak 305 ekor dan yang
berhasil bunting sebanyak 190 ekor. CR merupakan merupakan angka persentase
ternak yang berhasil bunting dari hasil inseminasi pertama dengan nilai normal yaitu
60% - 80%. Sedangkan S/C merupakan banyaknya inseminasi yang dilakukan hingga
ternak bunting dengan kisaran normal yaitu 1,6 – 2,0. Setelah dilakukan perhitungan,
efisiensi IB sapi perah periode laktasi pada bulan Oktober 2021 di PT. X mencapai
CR 62% dan S/C 2,9. Dapat disimpulkan bahwa S/C masih tergolong tinggi, dengan
beberapa faktor yang menyebabkan tinggi-rendahnya CR dan S/C diantaranya yaitu
kemampuan teknis dari inseminator, manajemen IB yang dilakukan, faktor kondisi
ternak, manajemen umum yang diberlakukan, serta faktor lingkungan dan iklim
Actions (login required)
 |
View Item |