Nita Apriliana
(2022)
Teknik Pembuatan Split Labial Bow Untuk Koreksi Diastema Sentral.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
151910513043_ZgADymyDse1hi0uw0S2zbSi04iIVG6.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Latar Belakang : Diastema sentral rahang atas merupakan suatu maloklusi yang sering muncul dengan ciri khas yaitu terdapat celah diantara gigi insisif sentral rahang atas. Diastema sentral disebabkan oleh faktor genetik, ukuran gigi insisif lateral kecil, rotasi gigi insisif, perlekatan frenulum yang abnormal, gigi supernumary di median line, kehilangan gigi insisif lateral secara konginental, diastema saat pertumbuhan normal dan penutupan median line yang tidak sempurna. Diastema sentral dapat mengurangi nilai estetik dan rasa percaya diri pada sebagian orang dan pada sebagian orang lainya diastema sentral dianggap sebagai ciri khas serta dapat menampilkan senyum yang menawan. Diastema sentral rahang atas dapat dikoreksi menggunakan peranti ortodonti lepasan dengan modifikasi busur labial. Split labial bow dapat digunakan untuuk mengoreksi diastema sentral dengan menggerakan gigi insisif ke garis median. Tujuan : Untuk mengetahui teknik pembuatan split labial bow untuk koreksi diastema sentral. Kasus : Laboratorium gigi menerima pekerjaan berupa kasus diastema sentral rahang atas dengan dibuatkan peranti ortodonti lepasan yang terdiri dari sebuah split labial bow dan dua cengkeram Adams pada gigi 16 dan 26. Kesimpulan : Prosedur pembuatan peranti ortodonti lepasan ini meliputi persiapan model dan menggambar desain peranti, pembuatan split labial bow, pembuatan cengkeram Adams, pengisian plat akrilik, polimerisasi, finishing dan polishing. Pembuatan split labial bow diawali dengan membentuk kawat sesuai lengkung gigi dan lengkung labial di buat terpisah dimana ujung lengkung labial dibuat merangkul gigi insisif kanan dan kiri pada sisi distal hingga ke palatal sekitar 1/3 lebar mahkota gigi insisif.
Actions (login required)
 |
View Item |