Gambaran Kadar Kreatinin Pada Pasien Diabetes Melitus Berdasarkan Kadar HbA1c Di Rumah Sakit Umum Daerah Jombang Periode Tahun 2023

Rosa Firdhausy, - (2024) Gambaran Kadar Kreatinin Pada Pasien Diabetes Melitus Berdasarkan Kadar HbA1c Di Rumah Sakit Umum Daerah Jombang Periode Tahun 2023. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
15. 152110113031_Rosa Firdhausy - abstrak.pdf

Download (102kB)
[img] Text (FULLTEXT)
15. 152110113031_Rosa Firdhausy.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hiperglikemia) yang disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin, penurunan aktivitas insulin, atapun keduanya. Pasien diabetes melitus memerlukan pemeriksaan glukosa darah untuk pengendalian kadar glukosa darah dan mencegah hiperglikemia. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya komplikasi adalah dengan mengontrol kadar glukosa darah. Pasien diabetes melitus yang memiliki kadar gula darah yang tinggi atau hiperglikemia dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi rusak dan rapuh sehingga dapat menyebabkan cedera dan kerusakan pada ginjal. Pemeriksaan kadar kreatinin dalam darah merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk menilai adanya kelainan pada ginjal, yang merupakan suatu komplikasi penyakit pada pasien diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin pada pasien diabetes melitus dengan kadar HbA1c di RSUD Jombang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif yang melibatkan 61 sampel pasien. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini sebanyak 18 pasien (43,9%) memiliki kadar kreatinin tinggi pada pasien dengan kadar HbA1c tidak terkontrol dan sebanyak 5 pasien (12,2%) memiliki kadar kreatinin rendah. Kadar kreatinin tinggi paling banyak ditemukan pada jenis kelamin perempuan sebanyak 19 pasien (46,4%), 11 pasien (55%) dengan jenis kelamin laki-laki. Distribusi rentang usia 60-74 tahun memiliki jumlah kadar kreatinin yang tinggi yaitu sebanyak 14 pasien (48,3%).

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus, Kreatinin, Pemeriksaan Ginjal
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
Creators:
CreatorsNIM
Rosa Firdhausy, -NIM152110113031
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorManik Retno Wahyunitisari, -NIDN0021056602
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 22 Oct 2025 07:58
Last Modified: 22 Oct 2025 07:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138647
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item