ELOK WARDANI ITA FATMALA, -
(2022)
TEKNIK PEMBUATAN PROTESA OBTURATOR MENGGUNAKAN BAHAN HEAT-CURED ACRYLIC (KASUS CLEFT LIP AND PALATE PADA RAHANG ATAS).
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151910513021_yDnwyDL1nP1Yekrm5b4BMNOFshHNXz.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Latar belakang: Obturator didefinisikan sebagai protesa maksilofasial untuk menutup cleft pada palatum dan nasofaring menggunakan bahan heat-cured akrilik karena menunjukkan kualitas estetika baik, kemudahan perbaikan, dan prosedur produksi yang sederhana sehingga dapat meningkatkan kemampuan bicara, deglutisi, dan estetik sekaligus memulihkan fungsi pengunyahan. Tujuan: Untuk mengetahui prosedur pembuatan protesa obturator menggunakan bahan heat-cured akrilik pada kasus cleft lip dan palate pada rahang atas. Kasus: Kasus berupa sepasang model kerja rahang atas dan rahang bawah yang terdapat cleft palate dan lip pada rahang atas dengan crossbite, gigi 14 rotasi, gigi 15 dan 25 distolabio torsiversi, gigi 12 dan 22 agenesis sehingga dipilih perawatan protesa obturator berbahan heat-cured akrilik. Kesimpulan: Prosedur pembuatan obturator dengan bahan Heat-cured Akrilik dimulai dengan duplikat model, survey dan blockout, pembuatan klamer, pembuatan lempeng gigit, penyusunan gigi, konturing, peradiran gigi, penanaman dalam kuvet, buang malam, packing akrilik, deflasking, finishing. Kemudian pembuatan hollow bulb, Pembentukan malam merah sesuai bentuk, penanaman dalam gips, buang malam, packing akrilik, finsihing hollow, hollow dilekatkan pada obturator, finishing dan polishing pada obturator.
Actions (login required)
 |
View Item |