REGITA AYU PERMATA, -
(2022)
GAMBARAN GAYA HIDUP DAN MANAJEMEN STRES LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI DESA LATUKAN KECAMATAN KARANGGENENG KABUPATEN LAMONGAN.
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151911913100_m6ZcUFHPMOqx49wHPyXNEwYh8UhW_U.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Lansia mengalami kemunduran fisik dan mental yang menimbulkan banyak konsekuensi, seperti komplikasi makrovaskular maupun mikrovaskular. Diabetes Mellitus (DM) pada lansia terjadi karena timbulnya resistensi insulin pada usia lanjut yang disebabkan oleh banyak factor. Faktor risiko penyakit DM sangat erat kaitannya dengan perilaku tidak sehat serta adanya perubahan gaya hidup. Modalitas utama dalam penatalaksanaan DM yaitu perubahan gaya hidup dengan melakukan pengaturan pola makan, meningkatkan aktifitas fisik dan manajemen stres. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi seluruh lansia diabetes mellitus yang hadir diposyandu lansia sejumlah 30 orang. Sampel sebanyak 25 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner tentang gaya hidup penderita Diabetes Mellitus dan Manajemen Stres menggunakan Kuesioner DASS. Hasil yang didapatkan yaitu lansia yang memiliki pola makan baik yaitu 17 responden (68%), Aktifitas Fisik/Olahraga berada dalam kategori baik yaitu 18 responden (72%) dan yang mengalami tidak stress yaitu 17 responden (68%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan lansia yang menderita Diabetes Mellitus dapat merubah gaya hidup yang lebih sehat dengan mengatur pola makan dan memaksimalkan aktifitas fisik serta manajemen stres dengan baik.
Actions (login required)
 |
View Item |