Nabila Nisfa Muharromah (2024) Penerapan Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Pada PT Gresik Migas (Perseroda) : Studi Kasus pada SPBU Lumpur. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
152110613061_nabila nisfa.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pesatnya ekspansi sektor bisnis telah mengakibatkan peningkatan jumlah bisnis yang beroperasi di Indonesia. Setiap perusahaan harus memiliki strategi bisnis yang kuat untuk mempertahankan keberlangsungan operasional bisnisnya. Salah satu aspek paling utama yang mempengaruhi keberhasilan suatu usaha adalah terkait ketersediaan dan tata kelola persediaannya. PT Gresik Migas masih menggunakan metode perhitungan persediaan secara tradisional, di mana perusahaan melakukan pembelian persediaan apabila persediaan dirasa hampir mencapai batas minimal kapasitas penyimpanan. Persediaan BBM pada SPBU Lumpur seringkali terjadi keterlambatan dalam pengiriman sehingga berdampak pada kepercayaan konsumen. Upaya meningkatkan efisiensi persediaan BBM pada PT Gresik Migas dilakukan menggunakan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memaparkan data apa adanya untuk memberikan gambaran lengkap tentang suatu peristiwa. Metode penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menjelaskan, dan memberikan pemahaman secara mendalam dan rinci tentang manajemen persediaan BBM yang ada pada PT Gresik Migas. Penelitian ini berfokus pada tiga jenis BBM pada SPBU Lumpur yang dikelola oleh PT Gresik Migas yaitu Biosolar, Pertamax, dan Pertalite. Data yang digunakan selama empat bulan (Desember 2023 – Maret 2024). Analisa penerapan metode ini dilakukan dengan membandingkan kebijakan persediaan yang diterapkan oleh perusahaan dengan perhitungan menggunakan metode EOQ. Dari hasil perbandingan perhitungan persediaan metode EOQ lebih ekonomis daripada kebijakan perusahaan. Dilihat dari segi biaya yang dikeluarkan, metode EOQ lebih efisien dibandingkan dengan kebijakan perusahaan, selisih yang diperoleh yaitu Rp17.614 untuk Biosolar, Rp19 untuk Pertamax dan dianggap sudah optimal, Rp94.619 untuk Pertamax. Sehingga penerapan metode EOQ lebih efektif diterapkan untuk menghindari stockout dan overstock, dibandingkan dengan kebijakan perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Metode EOQ, Sektor Bisnis, Manajemen Persediaan | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Bisnis > D3 Akuntansi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Turwulandari | ||||||
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 07:13 | ||||||
| Last Modified: | 28 Oct 2025 07:13 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/138822 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


