ERVIKA MAULITA, -
(2022)
Gambaran Penyebab Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang dari Kebutuhan pada Pasien TB Paru di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151911913053_Y32LGWAePlA-FkJUurZ_00T-V2APwY.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Latar Belakang: Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan banyak ditemukan pada pasien Tuberkulosis Paru. Sebuah studi sebelumnya menemukan bahwa sebagian besar pasien memiliki kekurangan gizi kronis dan parah yang bertahan setelah pengobatan yang berhasil. Tujuan penelitian adalah mengetahui penyebab ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan pada pasien tuberculosis paru. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu semua pasien TB Paru yang berada di RSUD Ibnu Sina Gresik sebanyak 205 responden. Sampel pada penelitian ini berjumlah 50 responden dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner, pengolahan data meliputi editing, coding, skoring, tabulating, dan analisa data dengan metode deskriptif. Penelitian ini dinyatakan lulus etik oleh Komisi Etik Penelitian Kesehatan RSUD Ibnu Sina Gresik dengan nomor 071/036/437.76/2022. Hasil: Ketidakseimbangan nutrisi lebih dominan terjadi karena faktor ekonomi 30 orang (60%), faktor efek samping 10 orang (20%), faktor psikologi 16 orang (16%), dan faktor mekanis 2 orang (4%). Kesimpulan: Disimpulkan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan pada pasien tuberkulosis paru karena faktor ekonomi, untuk itu diharapkan agar pasien mengkonsumsi makanan yang bergizi sesuai dengan penghasilan ekonomi.
Actions (login required)
 |
View Item |