Wandaratu Kartikasari
(2023)
Profil Bakteri Dan Antibiotik Pada Kultur Urin Positif Penderita Infeksi Saluran Kemih (Isk) Di Rumah Sakit Universitas Airlangga Periode Januari-Desember 2022.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152010113010_ffsAvcusjUcrEQENrcoCc1JdfZeIph.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan jenis infeksi dengan angka kejadian di wilayah Jawa Timur mencapai 10.000 kasus. ISK sering kali menimbulkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan. ISK dapat menyerang laki-laki dan perempuan dari berbagai usia dengan gejala klinis yang bervariasi. ISK yang disebabkan oleh bakteri dan mengalami resistensi terhadap satu atau lebih antibiotik menjadi tantangan dalam pengobatan ISK. Untuk menanggulangi penyakit ISK dengan bakteri sebagai penyebab dibutuhkan pemberian terapi antibiotik yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil bakteri dan antibiotik pada kultur urin positif penderita infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Universitas Airlangga Periode Januari-Desember 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan desain pendekatan cross sectional. Hasil data menunjukkan dari 274 pemeriksaan kultur urin ditemukan 74 sampel (27%) memiliki hasil positif pertumbuhan bakteri yang didominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien (70,3%) serta kelompok usia tertinggi yaitu masa lansia >60 tahun sebanyak 28 pasien (37,8%). Jenis sampel tertinggi ditemukan pada sampel urin kateter sebanyak 43 sampel (58%). Bakteri penyebab ISK paling tertinggi yaitu bakteri Gram negatif (81%) dengan dominasi bakteri Escherichia coli ESBL sebanyak 31 isolat (35%), sedangkan untuk bakteri Gram positif didominasi oleh bakteri Enterococcus faecalis sebanyak 10 sampel (11%). Hasil uji kepekaan antibiotik terhadap bakteri Gram negatif menunjukkan sensitif terhadap amikacin dan resisten terhadap ceftazidime. Pada bakteri Gram positif menunjukkan sensitif terhadap linezolide dan resisten terhadap erythromycin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil kultur positif pada sampel urin tertinggi yaitu kategori perempuan dan umur lansia. Jenis bakteri penyebab terbanyak pada ISK adalah bakteri Gram negatif spesies Escherichia coli dan semua bakteri Gram negatif sensitif terhadap amikacin sedangkan mayoritas bakteri Gram positif sensitif terhadap linezolide.
Actions (login required)
 |
View Item |