Herstita Marullia Rahali
(2024)
Gambaran Glukosa Darah Dan Skala Bta Pada Pasien Tuberkulosis Dengan Diabetes Melitus Yang Mendapat Terapi Di Puskesmas Bugul Kidul Pasuruan Tahun 2022 – 2023.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh infeksi
bakteri Mycobacterium tuberculosis. Indonesia merupakan salah satu negara
dengan beban penyakit Tuberkulosis tertinggi di dunia. Global Tuberculosis Report
2021 oleh WHO menyebutkan bahwa orang dengan penyakit diabetes melitus 2-3
kali lebih tinggi berisiko terinfeksi Tuberkulosis dibandingkan orang tanpa
diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah
dan skala BTA pada pasien Tuberkulosis dengan Diabetes Melitus di Puskesmas
Bugul Kidul Pasuruan Tahun 2022-2023. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Total
Sampling. Hasil penelitian menunjukkan pasien didominasi oleh kelompok usia 40-
49 tahun dan jenis kelamin laki-laki. Pasien tuberkulosis dan diabetes melitus
sebelum mendapat terapi menunjukkan kadar glukosa darah puasa tertinggi adalah
300-399 mg/dL dan didominasi dengan skala BTA +2. Setelah menjalani terapi
menunjukkan glukosa darah tertinggi diantara 200-299 mg/dL dengan skala BTA
negatif. Kesimpulan penelitian ini adalah kadar glukosa darah pasien menurun
setelah menjalani pengobatan. Skala BTA mengalami konversi dengan mayoritas
pasien dinyatakan negatif setelah terapi.
Actions (login required)
 |
View Item |