Fitriana Puspa Anggraeni
(2023)
Prevalensi Tb Paru Pada Penderita Penyakit Diabetes Melitus Dengan Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler Genexpert Mtb/Rif Di Rumah Sakit Universitas Airlangga Periode Januari – Desember 2022.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152010113013_akrqPseyAVkIs7jocziwCR2xVEFt6A.pdf
Download (3MB)
|
Abstract
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang sering terjadi di paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor, salah satunya yaitu memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus (DM). Diabetes Melitus dapat meningkatkan risiko kerentanan TB dikarenakan adanya penurunan fungsi sistem imun karena kadar glukosa tinggi (hiperglikemi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi TB pada penderita DM serta melihat adanya hubungan antara usia, jenis kelamin, kadar glukosa dengan kerentanan TB dan juga untuk mengetahui prevalensi penderita DM-TB dengan kerentanan resistensi TB terhadap rifampisin di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Juni 2023 dengan total data 81 penderita DM dengan 9 data diantaranya penderita DM-TB yang melakukan pemeriksaan TCM GeneXpert. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 9 kasus penderita DM yang terinfeksi TB dari 81 penderita DM yang ditemukan. Berdasarkan usia dan jenis kelamin tidak ditemukan adanya hubungan dengan kerentanan TB pada penderita DM. Pada kadar glukosa baik glukosa darah puasa (GDP) maupun 2 Jam Post Pandrial (2JPP) tidak ditemukan adanya hubungan dengan kerentanan TB pada penderita DM. Pada penderita DM-TB yang resisten terhadap rifampisin terdapat 1 kasus dari 9 kasus yang ada. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh prevalensi TB pada penderita DM dengan pemeriksaan TCM GeneXpert periode Januari-Desember 2022 di Rumah Sakit Universitas Airlangga sebesar 11% dan tidak ditemukan hubungan antara usia, jenis kelamin, dan kadar glukosa dengan kerentanan TB pada penderita DM. Prevalensi penderita DM-TB yang resisten terhadap rifampisin sebesar 11%.
Actions (login required)
 |
View Item |