Rosi Dyah Utari
(2023)
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Dalam Menjalani Program Pengobatan Pada Klien Tuberkulosis Paru.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152011913036_Nr7mUQiHZm1pOfRQSdvPzcBEBBdDGD.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Pengobatan TB paru yang lama dapat menyebabkan ketidakpatuhan dalam
meminum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan faktor-faktor
yang mempengaruhi ketidakpatuhan dalam menjalani program pengobatan pada
penderita tuberkulosis paru di RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Desain penelitian
yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sejumlah
40 responden dan sampel berjumlah 40 responden dengan menggunakan teknik
total sampling. Variabel yang digunakan adalah faktor internal yakni karakteristik
diri (usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan tingkat pendidikan) dan persepsi pasien TB
paru terhadap kepatuhan minum obat dan faktor eksternal meliputi jarak ke tempat
berobat, dukungan keluarga, pengetahuan tentang TB paru, motivasi dari petugas
kesehatan tentang keteraturan minum obat. Hasil penelitian didapatkan bahwa usia
responden hampir sebagian berada pada rentang 46-55 tahun dan sebagian besar
responden berjenis kelamin laki-laki. Hampir sebagian responden bekerja sebagai
petani. Setengah responden berpendidikan SD. Sebagian besar responden
berpersepsi negatif terhadap kepatuhan minum obat dan hampir seluruh responden
berjarak >2 km ke tempat berobat. Sebagian besar responden memiliki dukungan
keluarga yang baik, pengetahuan tentang TB paru yang cukup, dan motivasi dari
petugas kesehatan tentang keteraturan minum obat yang baik. Penelitian ini
menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, persepsi terhadap
kepatuhan minum obat, dan pengetahuan tentang TB paru merupakan faktor yang
paling mempengaruhi ketidakpatuhan dalam minum pengobatan TB paru.
Actions (login required)
 |
View Item |