AFRIZAL FAJAR NUR PRATAMA, -
(2022)
ANALISIS FAKTOR RISIKO INDIVIDUAL TERHADAP KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA PEKERJA KANTOR PUSAT PT ASUKA ENGINEERING INDONESIA.
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151911713055_fuASTbtsCjQT7Mq6l-qO2AAL946sna.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Penggunaan komputer yang meningkat pada masyarakat utamanya pada masyarakat pekerja, terdapat peningkatan juga terhadap gangguan kesehatan yang berkaitan akibat penggunaan komputer yaitu gangguan kesehatan mata yang biasa disebut dengan Computer Vision Syndrome(CVS). Computer Vision Syndrome(CVS) merupakan beberapa gejala sakit yang timbul akibat penggunaan Visual Display Terminal (VDT) dalam waktu yang lama dan terus menerus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor risiko individual terhadap kejadian Computer Vision Syndrome(CVS) yang terjadi pada pekerja kantor pusat PT Asuka Engineering Indonesia. Responden pada penelitian ini yaitu pekerja kantor pusat PT Asuka Engineering Indonesia pada setiap departemen. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif menggunakan pendekatan crosssectional. Variabel penelitian ini meliputi hal berkaitan dengan faktor individual pekerja yaitu 1) usia, 2) jenis kelamin, 3) penggunaan kacamata, 4) masa kerja, 5) durasi kerja, 6) lama istirahat, 7) jarak penglihatan dan kejadian CVS. Hasil dari penelitian menunjukkan kejadian CVS pada pekerja di setiap departemen kantor pusat PT Asuka Engineering Indonesia paling banyak terdapat pada departemen HSE, departemen Electrical & Instrumentation, dan departemen Plant & Maintenance dengan presentase 100% dan paling banyak dikeluhkan pada pekerja kantor pusat PT Asuka Engineering Indonesia yaitu sakit kepala sebanyak 33 orang (71,7%), mata berair sebanyak 31 orang (67,4%), dan kelopak mata berat sebanyak 27 orang (58,7%). Pekerja kantor pusat PT Asuka Engineering Indonesia yang cenderung mengalami CVS yaitu pekerja dengan usia kurang daripada 30 tahun berjenis kelamin perempuan, pekerja yang menggunakan kacamata, masa kerja kurang daripada lima tahun, durasi kerja lebih dari atau sama dengan empat jam, istirahat lebih dari 10 menit, dan jarak penglihatan kurang daripada 50 cm.
Actions (login required)
 |
View Item |