Annisa Nur Faiza
(2023)
Hubungan Antara Faktor Individu Dan Beban Kerja Mental Terhadap Stres Kerja Staff Pt. Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Gedung Smart Automation Workshop Pens.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152011713053_QzCJe1ZOirZKdXNvb15UfsBrBS8x95.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Stres kerja adalah suatu kondisi ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikis, yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seorang karyawan. Stres pada pekerjaan (Job Stress)adalah pengalaman stres yang berhubungan dengan pekerjaan. Stres kerja sering dialami oleh setiap pegawai dalam menghadapi pekerjaan dan dapat menyebabkan perubahan tingkah laku pada setiap pegawai yang mengalaminya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara beban kerja mental dan stres kerja staff PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. proyek Smart Automation Workshop PENS. Responden berjumlah 25 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan menggunakan uji statistic crosstabs. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner NASA – TLX dan GHQ – 12 (General Health Quesionnare). Mayoritas pekerja memiliki usia 20 – 27 tahun (52%) dengat tingkat stres ringan (53,8%). Mayoritas pekerja memiliki jenis kelamin laki – laki (80%) memiliki tingkat stres tinggi (55%). Mayoritas pekerja memiliki masa kerja 1-5 tahun (60%) memiliti tingkat stres tinggi (46,7%). Faktor usia dan masa kerja memiliki tingkat hubungan yang rendah terhadap stres kerja, jenis kelamin memiliki tingkat hubungan yang sangat rendah terhadap stres kerja, dan beban kerja mental memiliki tingkat hubungan yang sedang terhadap stres kerja. Saran untuk perusahaan adalah melakukan training kepada pekerja baru dan mempertimbangkan beban yang diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuannya.
Actions (login required)
 |
View Item |