Titis Dwi Rahmayanti
(2023)
Prosedur Pembuatan Split Saddle Space Regainer Pada Kasus Tanggal Prematur Gigi 85.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152010513048_gkfVbVMQiYlSXaDEbnLvDnGGSoKgbU.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Latar Belakang: Tanggal prematur ialah kondisi ketika gigi sulung yang tanggal sebelum waktunya, dan gigi permanen penggantinya belum tumbuh. Tanggal prematur pada gigi molar kedua sulung dapat menimbulkan efek yang signifikan seperti tipping pada gigi molar pertama permanen, pengurangan panjang lengkung gigi, crowding, malposisi gigi yang berdekatan, dan impaksi gigi permanen yang terkait. Penggunaan peranti split saddle space regainer merupakan pilihan yang tepat untuk mengembalikan ruang yang hilang akibat pergeseran gigi sebelah menyebelah ke ruang tanggal prematur gigi molar kedua sulung. Tujuan: Untuk mengetahui prosedur pembuatan split saddle space regainer pada kasus tanggal prematur gigi molar kedua sulung. Kasus: Laboratorium gigi menerima model kerja dengan kasus rahang bawah yang mengalami tanggal prematur pada gigi 85 dan gigi molar permanen pertama mengalami mesial drifting, sehingga memerlukan tempat untuk erupsi gigi premolar kedua. Diinstruksikan membuat peranti split saddle space regainer untuk mengembalikan ruang yang hilang, yang terbuat dari kawat berukuran 0,6 mm memanjang secara bukolingual. Cengkeram Adams dibuat pada gigi 36 dan busur labial pada gigi 33,32,31,41,42,43 dibuat dari kawat baja tahan karat 0,7 mm. Kesimpulan: Tahapan pembuatan peranti split saddle space regainer meliputi persiapan model kerja, pembuatan cengkeram Adams, busur labial, dan kawat split saddle space regainer, pengisian akrilik, finishing polishing serta pembelahan plat untuk membentuk bagian yang dapat diaktifkan.
Actions (login required)
 |
View Item |