Alifvia Suci Permatasari
(2023)
Teknik Pembuatan Peranti Quad Helix Pada Kasus Gigi Berjejal.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Fulltext)
152010513028_Gzzifhqv7BhE8LYJISRf6N5TtemurC.pdf
Download (1MB)
|
Abstract
Latar belakang: Susunan gigi yang kurang rapi berpengaruh pada penampilan suatu individu. Pada kasus lengkung gigi yang sempit dapat mengakibatkan terjadinya gigi berjejal. Gigi berjejal merupakan keadaan terdapatnya perbedaan ukuran gigi dan ukuran lengkung rahang sehingga menyebabkan posisi gigi saling tumpang tindih, hal ini dapat terjadi karena kurangnya ruang untuk gigi. Gigi berjejal memiliki beberapa kategori keparahan yaitu normal,ringan,sedang,dan berat. Dalam mengatasi gigi berjejal dapat menggunakan peranti slow maxillary expander yaitu quad helix. Peranti quad helix diletakkan di rahang atas dan bertindak untuk mengekspansi lengkung rahang atas yang sempit. Tujuan: Untuk mengetahui teknik pembuatan peranti quad helix pada kasus gigi berjejal. Kasus: Laboratorium gigi menerima model kerja dengan kasus lengkung rahang yang sempit disertai dengan gigi berjejal pada daerah anterior rahang atas dan diminta untuk membuat peranti quad helix. Peranti ini dibuat dari kawat stainless steel berdiameter 0.9 mm, bagian peranti ini terdiri dari empat helical loops, bridge anterior dan posterior, dan lengan lateral yang disoldir pada bagian tengah lingual molar band. Kesimpulan: Tahap pembuatan peranti quad helix pada kasus gigi berjejal meliputi persiapan model kerja, penyesuaian molar band, pembuatan peranti quad helix, penyoldiran helical loops di molar band, dan tahap finishing dan polishing.
Actions (login required)
 |
View Item |