EMA ROHMATIN, -
(2022)
Perbedaan Hasil Laju Endap Darah (LED) Pada Antikoagulan Edta Dan Natrium Sitrat 3,8% Metode Westergren Tegak Dan Posisi 45°.
Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (FULLTEXT)
151910113009_Gjyn9Y9n4OSqt8mk788dZERi33svUM.pdf
Download (2MB)
|
Abstract
Pemeriksaan laju endap darah (LED) di rumah sakit ataupun di laboratorium menggunakan metode yang berbeda beda. Metode westergren adalah metode standar pemeriksaan Laju Endap Darah menurut International Council for Standardization in Hematology (ICSH) pada tahun 1973 dengan menggunakan sampel darah dengan antikoagulan dan perbandingan tertentu dan dimasukkan dalam pipet westergren yang diletakkan pada rak khusus posisi tegak lurus dan dibiarkan dalam waktu 1 jam. Dalam perkembanganya, pemeriksaan laju endap darah mengalami modifikasi yaitu dengan memiringkan rak pipet westergren dikedudukan 45° dan dibaca setelah 7 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis perbedaan hasil laju endap darah (LED) pada antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8% metode westergren tegak dan posisi 45°. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental analitik cross sectional. Penelitian ini dikerjakan di Laboratorium Prodi DIII Teknologi Laboratorium Medis Universitas Airlangga dengan jumlah sampel 30 sampel darah EDTA dan darah natrium sitrat. Masing masing dilakukan pemeriksaan dengan metode westergren posisi tegak dan posisi 45°. Pengolahan data dianalisis dengan menggunakan program SPSS 25.0 dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan hasil laju endap darah metode westergren tegak posisi 45° pada antikoagulan EDTA (p-value 0,001). Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan hasil laju endap darah metode westergren tegak dan posisi 45° pada antikoagulan natrium sitrat 3,8% (p-value 0,031). Tidak ada perbedaan hasil laju endap darah metode westergren tegak dengan antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8% (p-value 0,922), serta tidak ada perbedaan hasil laju endap darah metode westergren posisi 45° dengan antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8% (p-value 0,854).
Actions (login required)
 |
View Item |