Indah Purwanti, - (2023) Teknik Pembuatan Definitif Obturator Klasifikasi Kennedy Klas II Modifikasi 2 Dengan Kasus Flat Ridge. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
13. 152010513018.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kehilangan gigi merupakan suatu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang banyak muncul di masyarakat karena sering mengganggu fungsi pengunyahan, fungsi bicara, estetis, bahkan hubungan sosial. Area edentulous yang dibiarkan tanpa gigi terus menerus secara berkelanjutan akan menyebabkan resorpsi puncak tulang alveolar sehingga ridge akan menjadi datar (flat ridge). Keadaan tersebut akan menyulitkan dokter gigi apabila akan dibuatkan protesa obturator karena flat ridge akan membuat protesa obturator tidak memiliki retensi dan stabilisasi sehingga protesa obturator akan kehilangan fungsinya akibat adanya ketidakseimbangan oklusi. Cacat intraoral pada rahang atas disebabkan oleh trauma, perubahan patologis, radiasi, luka bakar atau intervensi bedah. Cacat rahang atas dapat menyebabkan penderita mengalami sengau dan kesulitan berbicara serta menelan. Ukuran cacat ini dapat bervariasi dari kecil ke besar, termasuk palatum molle dan palatum durum, ridge alveolar dan rongga hidung, maka dibutuhkan protesa obturator untuk menutup cacat. Obturator adalah suatu alat yang digunakan untuk menutup defek pada rahang, membantu penelanan, memperbaiki fungsi bicara, mempertahankan lebar lengkung rahang dan susunan gigi. Teknik pembuatan obturator pada klasifikasi Kennedy Klas 2 Modifikasi 2 dimulai penerimaan model, survey dan blockout, pembuatan garis median dan disain, pembuatan klamer, pembuatan galengan gigit, fiksasi klamer, penanaman dalam artikulator, penyusunan gigi, penanaman model pada kuvet, buang malam, processing akrilik, deflasking, finishing, dan polishing. Pemilihan dan pengurangan anasir gigi yang akan digunakan juga termasuk hal yang harus diperhatikan karena anasir gigi yang tepat dapat mengurangi beban daya kunyah. Desain dan komponen obturator yang tepat dapat menghasilkan obturator untuk kelas Kennedy Klas 2 Modifikasi 2 dengan kasus flat ridge yang dapat berfungsi dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Obturator, Kennedy Klas 2 Modifikasi 2, Flat Ridge | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknik Kesehatan Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mrs siti muzaroh | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Nov 2025 02:43 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Nov 2025 03:20 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139096 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


