PUTU GALUH KINASIH (2025) Evaluasi Komunikasi Organisasi dalam Change Management Perubahan Kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) di DBT Telkom Indonesia: Perspektif Karyawan Perempuan. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
072111533066 Halaman Depan.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
072111533066.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan sebagai evaluasi terhadap komunikasi organisasi dalam Change Management atas perubahan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) menjadi Back to Office atau Work From Office (WFO) di Divisi DBT (Digital Business & Technology) Telkom Indonesia berdasarkan perspektif karyawan perempuan. Fenomena yang dikaji merupakan transisi kerja fleksibel yang semula dapat mengakomodasi peran ganda karyawan perempuan menuju kebijakan sepenuhnya kerja dari kantor yang menuntut penyesuaian baru, khususnya dalam komunikasi strategis, partisipatif, dan inklusif. Analisis menggunakan kerangka Change Management oleh Laurie K. Lewis yang terbagi atas tiga klaster utama: Information Dissemination, Soliciting Input, dan Socialization sebagai lensa evaluasi—dilengkapi Sensemaking oleh Karl Weick dan kajian-kajian Women in Organizations. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain evaluatif melalui wawancara semi-terstruktur bersama delapan orang informan DBT Telkom Indonesia (tiga representatif perusahaan dan lima karyawan perempuan), dengan analisis data model Miles-Huberman untuk melihat proses komunikasi yang terjadi di perusahaan tersebut ketika terjadi suatu perubahan secara dua arah—yang berfokus pada setiap tahap Change Management, bukan perbandingan kondisi sebelum dan sesudah kebijakan diberlakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi dalam perusahaan belum efektif untuk mereduksi ketidakpastian (uncertainty) dengan kehadiran rumor-rumor informal dalam tahap diseminasi, partisipasi yang simbolik dan tindak lanjut yang lemah akibat ekosistem yang hierarkis, serta terjadi dukungan adaptasi yang kurang merata, menjadikan pemaknaan perubahan terfragmentasi. Akibatnya, kebutuhan spesifik karyawan perempuan belum sepenuhnya terfasilitasi, meskipun tidak ditemukan praktik diskriminasi eksplisit dalam komunikasi organisasi yang diterapkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi Organisasi, Change Management, Evaluasi, Perubahan Kebijakan, Flexible Working Arrangement (FWA), Karyawan Perempuan. | ||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) > Q223-227 Communication in Science | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 06:06 | ||||||
| Last Modified: | 13 Nov 2025 06:06 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139157 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


