Hubungan Kadar D-Dimer Dengan Tingkat Keparahan Dan Mortalitas Pada Penderita Covid-19 Di Rumah Sakit Baptis Kediri Periode 2021-2022

Maria Sangri Kinanti, - (2023) Hubungan Kadar D-Dimer Dengan Tingkat Keparahan Dan Mortalitas Pada Penderita Covid-19 Di Rumah Sakit Baptis Kediri Periode 2021-2022. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
34. 152010113002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV 2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Virus ini cenderung menyerang sistem pernapasan yang dapat menimbulkan gangguan seperti sepsis, pneumonia akut, hingga meninggal dunia. Total kasus positif COVID-19 di Indonesia per Juli 2022 mencapai lebih dari 6 juta jiwa dengan tingkat kematian lebih dari 156 ribu jiwa dimana untuk Kota Kediri dilaporkan terdapat 6.250 total kasus positif dengan tingkat kematian 401 jiwa. Penilaian terhadap tingkat keparahan pada penderita COVID-19 diperlukan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal serta memastikan diagnosa yang diberikan kepada pasien secara tepat. Upaya penilaian terhadap penderita COVID-19 adalah dengan pemeriksaan D-dimer. Pada infeksi COVID-19 nilai D-dimer dan fibrinogen akan mengalami peningkatan pada fase infeksi primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar D-dimer dengan tingkat keparahan dan mortalitas pada penderita COVID-19. Rancangan Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode observasional analitik dengan desain Cross-Sectional. Penelitian ini melibatkan 89 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang melakukan pemeriksaan D-dimer di Rumah Sakit Baptis Kediri. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square dengan SPSS Versi 20. Hasil analisis uji Chi Square antara kadar D-dimer dengan tingkat keparahan didapat nilai p-value 0,907 dan dengan mortalitas didapat p-value 0,292. Sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar D-dimer dengan tingkat keparahan dan kejadian mortalitas. Meskipun pada penelitian ini tidak ditemukan adanya hubungan antara kadar D-dimer dengan tingkat keparahan dan mortalitas pada pasien COVID-19, namun pemeriksaan D-dimer diperlukan untuk memprediksi terjadinya penggumpalan darah di vena (venous thrombosis) dan dapat sebagai penanda awal untuk koagulasi intravaskular pada COVID-19 yaitu ketika proses pembekuan darah terjadi secara berlebihan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: -
Uncontrolled Keywords: COVID-19, D-dimer, Mortalitas, Tingkat Keparahan
Subjects: T Technology > TR Photography > TR550-581 Studio and laboratory
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
Creators:
CreatorsNIM
Maria Sangri Kinanti, -NIM152010113002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorNur Septia Handayan, -NIDN-
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 14 Nov 2025 03:48
Last Modified: 14 Nov 2025 03:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139168
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item