Profil Bakteri Dan Sensitivitas Antibiotik Pada Pasien Sepsis Di Rumah Sakit Universitas Airlangga

Nanda Adelia Saputri, - (2023) Profil Bakteri Dan Sensitivitas Antibiotik Pada Pasien Sepsis Di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
38. 152010113021.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Sepsis merupakan keadaan dimana terdapat gangguan fungsi organ yang mengancam nyawa akibat disregulasi respon sistemik tubuh terhadap infeksi atau didefinisikan sebagai suatu kondisi yang melibatkan aktivasi awal dari respon proinflamasi dan anti-inflamasi tubuh. Sepsis dapat disebabkan oleh berbagai macam organisme seperti jamur oportunistik, virus, protozoa, dan bakteri. Namun bakteri berperan sebagai penyebab terbesar terjadinya sepsis, dimana 60-70% kasus disebabkan oleh bakteri Gram negatif. Dalam menangani sepsis, dibutuhkan diagnosis cepat dan penanganan resusitasi yang tepat agar dapat menurunkan angka kematian yang terjadi, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil bakteri dan sensitivitas antibiotik pada pasien sepsis di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Metode yang digunakan adalah metode observasional deskriptif dengan total data 170 sampel yang berasal dari pasien sepsis dengan pemeriksaan kultur bakteri dan uji sensitivitas antibiotik di RS Universitas Airlangga pada tahun 2022, kemudian data tersebut dilakukan analisis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari 170 sampel, terdapat 143 sampel yang positif dan bakteri penyebab sepsis di Rumah Sakit Universitas Airlangga pada tahun 2022 paling banyak disebabkan oleh bakteri Gram negatif dengan frekuensi 77,6% (111/143) sedangkan bakteri Gram positif sebanyak 22,4% (32/143). Bakteri Gram negatif yang mayoritas ditemui yaitu Acinetobacter baumannii sebanyak 23% (33/143), sedangkan bakteri Gram positif yang sering ditemui yaitu Staphylococcus aureus sebanyak 6,3% (9/143). Antibiotik yang dominan sensitif terhadap bakteri Gram negatif penyebab sepsis di Rumah Sakit Universitas Airlangga pada tahun 2022 adalah amikacin 18,1% dan meropenem 12,2%, sedangkan antibiotik yang masih sensitif terhadap bakteri Gram positif adalah linezolid 12,1% dan vancomycin 11,2%.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: -
Uncontrolled Keywords: Kultur Bakteri, Sensitivitas Antibiotik, Sepsis
Subjects: R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
Creators:
CreatorsNIM
Nanda Adelia Saputri, -NIM152010113021
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorManik Retno Wahyunitisari, -NIDN0021056602
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 17 Nov 2025 07:52
Last Modified: 17 Nov 2025 07:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139180
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item