Derry Aprizan, ,- (2022) Pengaruh Pemberian Propolis Dosis Tunggal 200 mg/kg BB Dan 250 mg/kg BB Terhadap Tingkat Parasitemia Padamencit Yang Terinfeksi Plasmodium berghei. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (24kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151910113033.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Malaria masih menjadi masalah kesehatan di dunia terutama di negara- negara yang beriklim tropis. Tantangan diatas adalah munculnya resistensi terhadap klorokuin, sebagai salah satu obat malaria. Bahan yang digunakan dalam penelittian ini adalah propolis. Resin yang terdapat di propolis mengandung flavonoid, fenol, dan berbagai bentuk asam. Propolis sebagai produk lebah madu juga mengandung luteolin 7-O glukosida dan kalkon. Luteolin 7-O glukosida menghambat tipe 2 dan biosintesis asam lemak parasit dan chalcone dapat menghambat proses hemolisis. Plasmodium berghei banyak digunakan dalam penelitian malaria pada manusia, hal ini disebabkan P. berghei mempunyai ukuran genom dan siklus hidup yang paling mirip dengan Plasmodium falciparum penyebab malaria di manusia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, menghitung parasitemia pada mencit yang telah diinfeksi P. berghei untuk melihat pengaruh dari propolis Apis mellifera dalam mereduksi parasit P. berghei dengan parameter adanya parasit dalam eritrosit berupa stadium ring form, trofozoit, skizon, dan merozoite sehingga diperoleh nilai perbandingan parasitemia pada mencit. Pemberian propolis dosis 200 mg/kgBB dan 250 mg/kgBB berpengaruh pada tingkat parasitemia pada mencit yang terinfeksi. Hal ini dapat dilihat dari adanya perbedaan yang signifikan (< 0,05) pada tingkat parasitemia mencit yang terinfeksi P. berghei pada hari ke-2, 6, 8, 9, dan 10. Jadi dapat disimpulkan bahwa East Java Propolis berpengaruh terhadap tingkat parasitemia tergantung pada dosis dan waktu pemberian
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Plasmodium berghei, Propolis, Apis melifera, Mice (Musmusculus) | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 07:11 | ||||||
| Last Modified: | 01 Dec 2025 07:11 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139324 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


