Rezita Nurul Magfiroh, ,- (2022) Gambaran Jumlah Leukosit, Trombosit, Dan Kadar Kreatinin Pada Pasien Sepsis Terkonfirmasi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) Di RSUD Genteng Banyuwangi Periode 2020-2021. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (309kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151910113042.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Sepsis merupakan salah satu masalah kesehatan penyumbang angka kematian terbesar di dunia. Berdasarkan Center for Disease Control and Prevention setiap tahun, lebih dari 1,5 juta kasus sepsis dengan angka kematian 250.000 orang di Amerika. Sedangkan di Indonesia, angka kejadian sepsis masih tinggi sebesar 30,29%. Angka kematian akibat sepsis terus naik selaras dengan tingkat keparahan sepsis dengan adanya berbagai faktor dan penyakit komorbid. Pasien sepsis yang terkonfirmasi COVID-19 sangat mengkhawatirkan. Virus SARS-CoV-2 dapat meningkatkan sekresi sitokin pada subkelompok pasien tertentu serta beberapa mediator inflamasi. Penegakkan diagnosis COVID-19 dan sepsis dapat melalui beberapa pemeriksaan laboratorium salah satunya pemeriksaan jumlah leukosit, trombosit, dan kadar kreatinin sebagai marker adanya disfungsi organ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit, trombosit, dan kadar kreatinin pada pasien sepsis terkonfirmasi COVID-19. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan 36 sampel pasien RSUD Genteng Banyuwangi berdasarkan karakteristik jenis kelamin, usia, komorbiditas, status keluar rumah sakit, dan pemeriksaan laboratorium (jumlah leukosit, trombosit, dan kadar kreatinin). Hasil penelitian didapatkan mayoritas pasien sepsis terkonfirmasi COVID-19 berjenis kelamin perempuan sebesar 20 (55,6%) pasien dan kelompok usia terbanyak pada rentang > 60 tahun dengan jumlah 9 (56,25%) pasien. Gambaran jumlah leukosit tinggi pada pasien sepsis terkonfirmasi COVID- 19 sebanyak 22 (61,1%) pasien, sedangkan berdasarkan jumlah trombosit pasien sepsis terkonfirmasi COVID-19 mayoritas memiliki trombosit normal yaitu 22 (61,1%) pasien. Kadar kreatinin tinggi pada pasien sepsis terkonfirmasi COVID-19 berjenis kelamin laki-laki sebanyak 9 (56,25%) pasien, sedangkan pada jenis kelamin perempuan didapatkan hasil normal yaitu 10 (50%) pasien. Status keluar rumah sakit pasien sepsis terkonfirmasi COVID-19 mayoritas dalam keadaan meninggal dengan tanpa adanya komorbiditas 14 pasien (50%) dan disusul dengan komorbiditas diabetes melitus sejumlah 13 pasien (46,4%).
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19, Kreatinin, Leukosit, Sepsis, Trombosit | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||
| Date Deposited: | 02 Dec 2025 01:28 | ||||||
| Last Modified: | 02 Dec 2025 01:28 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139336 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


