Prevalensi Anemia Gravis Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Dengan Terapi Hemodialisa Di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya Periode Januari – Juni 2022

Rigdo Sujiono, '- (2022) Prevalensi Anemia Gravis Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Dengan Terapi Hemodialisa Di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya Periode Januari – Juni 2022. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (150kB)
[img] Text (FULLTEXT)
151910113048.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan penyakit yang prevalensinya masih cukup tinggi. Angka prevalensi Penyakit Ginjal Kronik (PGK) di Indonesia pada tahun 2018 dapat dikatakan cukup tinggi yaitu berada di angka 3,8 permil populasi. Salah satu komplikasi dari PGK yang sering terjadi adalah anemia, dimana 80-90% pasien PGK pasti mengalami anemia berbagai golongan termasuk anemia gravis. Anemia pada pasien PGK utamanya disebabkan oleh defisiensi hormon eritropoietin (EPO), namun ada beberapa faktor lain yang turut menyebabkan timbulnya anemia pada PGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi anemia gravis pada pasien dengan penyakit ginjal kronik yang melakukan terapi di Rumah Sakit Universitas Airlangga periode Januari – Juni 2022. Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif, dengan melihat data sekunder untuk mengetahui prevalensi anemia gravis pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang melakukan terapi hemodialisa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dari 269 populasi pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang melakukan terapi hemodialisa Di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, terdapat 42 (15,6%) sampel pasien yang mengalami anemia gravis dengan distribusi usia terbanyak yaitu pada rentang usia 55 – 64 tahun dengan jumlah 20 pasien (47,7%), dan distribusi jenis kelamin terbanyak yaitu pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 24 pasien (57,2%). Sedangkan, 227 pasien (84,4%) mengidap anemia tidak teridentifikasi. Disimpulkan bahwa prevalensi anemia gravis lebih rendah dibandingkan dengan derajat anemia lainnya pada pasien PGK dengan terapi hemodialisa di Rumah Sakit Universitas Airlangga periode Januari – Juni 2022.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Anemia Gravis, Chronic Kidney Disease (CKD), Hemodialysis Therapy, Prevalence.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC870-923 Diseases of the genitourinary system. Urology
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis
Creators:
CreatorsNIM
Rigdo Sujiono, '-NIM151910113048
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContractorBelgis, ,-NIDN’-
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 02 Dec 2025 07:04
Last Modified: 02 Dec 2025 07:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139344
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item