Persentase Setiap Fase Penyakit Mulut dan Kuku serta Penanganan pada Sapi Perah di Desa Kemiri, Wilayah Kerja KAN Jabung Malang

Umi Rosikhotul Kutsiyah, U (2023) Persentase Setiap Fase Penyakit Mulut dan Kuku serta Penanganan pada Sapi Perah di Desa Kemiri, Wilayah Kerja KAN Jabung Malang. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (252kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (181kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (190kB)
[img] Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (187kB)
[img] Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (347kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB 3 METODE PENGAMATAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (297kB) | Request a copy
[img] Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text
8. BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (181kB) | Request a copy
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (406kB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Studi kasus tentang persentase fase kejadian PMK ini telah terjadi pada beberapa sapi perah yang disebabkan oleh Apthovirus. Penyakit ini sangat berdampak besar bagi produksi susu sapi sehingga dapat merugikan peternak. Tujuan dilaksanakannya observasi tugas akhir ini adalah untuk mengetahui persentase kejadian, gejala klinis, dan penanganan penyakit mulut dan kuku di wilayah Desa Kemiri pada wilayah kerja KAN, Malang. Persentase terjadinya penyakit mulut dan kuku pada setiap fase di wilayah Desa Kemiri, KAN Jabung yaitu pada fase 1 sebanyak 19,09%, fase 2 sebanyak 32,21%, fase 3 sebanyak 33,41%, dan fase 4 sebanyak 15,27% dari jumlah populasi yang diambil pada tanggal 07 Juli 2022 sampai 20 Juli 2022 sebanyak 419 ekor sapi perah. Beberapa faktor yang menyebabkan PMK dikarenakan pencegahan PMK yang kurang maksimal dan edukasi yang kurang kepada peternak utamanya terkait dengan sanitasi lingkungan kandang yang kurang terjaga. Gejala klinis yang dapat diamati pada ternak sapi di KAN Jabung yang terserang penyakit mulut dan kuku diantaranya adalah demam, penurunan nafsu makan, hipersalivasi, lesi pada area sekitar mulut dan puting, dan terdapat luka pada sekitar kuku. Penanganan dan pengobatan setiap fase PMK adalah dengan dilakukan sanitasi dan desinfeksi pada hewan dan area kandang dan pemberian injeksi obat analgesik, antibiotik, dan vitamin secara intra muscular. Kemudian dalam pencegahannya perlu dilakukan biosekuriti dan vaksinasi PMK untuk mencegah penyebaran penyakit.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Apthovirus, Fase PMK, PMK
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF191-275 Cattle
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Paramedik Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Umi Rosikhotul Kutsiyah, UNIM152011213002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDAgung Budianto Achmad, ANIDN0028059003
Depositing User: indah rachma cahyani
Date Deposited: 08 Dec 2025 04:07
Last Modified: 08 Dec 2025 04:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139469
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item