Dzulfikar Zidan Arzaqi, - (2024) Studi Kasus Tentang Pelaporan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Komposisi Penghasilan Dari Dalam Dan Luar Negeri Menggunakan Formulir 1770S. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
152110713112_Dzulfikar Zidan Arzaqi.pdf Restricted to Registered users only until 11 June 2024. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Orang Pribadi yang telah memenuhi syarat objektif sebagai Wajib Pajak diwajibkan untuk melaporkan penghasilan yang didapatkannya dalam satu tahun pajak. Pelaporan tersebut dilakukan dengan menggunakan produk hukum berupa formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Orang Pribadi yang terbagi kedalam tiga formulir, yaitu 1770SS, 1770S, 1770 dimana setiap formulirnya memiliki kriteria penghasilan yang disesuaikan berdasarkan formulir tersebut. Setiap Wajib Pajak yang melapor dengan SPT pasti melakukan perhitungan pajak atas penghasilan yang didapat dan atas harta yang dimilikinya. WP IS merupakan seorang WP yang melakukan pelaporan dengan formulir 1770S, dengan melakukan perhitungan pajaknya pada tahun 2021 SPT Tahunan Orang Pribadi WP IS terjadi kurang bayar. Dengan penyebab kurang bayar dikarenakan WP IS memiliki penghasilan tidak teratur dalam tahun pajak 2021. Tujuan pengerjaan tugas akhir ini adalah untuk meneliti bagaimana penyelesaian masalah kurang bayar WP IS tersebut. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, peneliti melakukan pengumpulan data pajak yang dimiliki WP IS, yaitu penghasilan serta harta yang telah dilaporkan maupun belum dilaporkan pada SPT tahun 2021. Data tersebut dianalisis dan dimanfaatkan untuk mengetahui penyebab kurang bayar pada SPT Tahunan Orang Pribadi, serta mengidentifikasi harta yang sesuai berdasarkan penggunaan formulir 1770S dengan penghasilan WP IS. Penulis selanjutnya melakukan pehitungan Pajak Penghasilan tahunan menggunakan Pasal 17 pada undang-undang pajak penghasilan. Ditemukan harta dan tambahan penghasilan yang belum dilaporkan pada SPT tahun 2021 yang kemudian dilakukan perhitungan penyesuaian jumlah kredit pajak terutang yang harus dilaporkan WP IS pada tahun pajak tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya bagi WP untuk mempersiapkan dan memperhitungkam pajak secara matang dengan secara berkala melakukan monitoring terhadap harta yang dimiliki. Tindakan lain yang sekiraya dapat dilakukan adalah rekonsiliasi harta yang dimana ini dapat menyangdingkan jumlah total kepemilikan harta pada tahun sebelumnya dan tahun pajak berjalan, Kembali hal ini diperuntukan untuk mengurangi terjadinya kesalahan dalam pengakuan harta pada pelaporan pajak tahunan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Orang Pribadi, Penghasilan, Surat Pemberitahuan, Wajib Pajak | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ2321-2323 Tax incidence. Tax shifting. Tax equity H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2240-5908 Revenue. Taxation. Internal revenue > HJ4919-4936 Capitation. Poll tax |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Bisnis > D3 Perpajakan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | shiefti dyah alyusi | ||||||
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 01:57 | ||||||
| Last Modified: | 10 Dec 2025 01:57 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139527 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


