Penanganan Kasus Otitis Media Yang Disebabkan Otodectes cynotis Pada Kucing Macan Di Klinik Hewan Intimedipet Surabaya

Fernanda Nistya Pratama, ,- (2022) Penanganan Kasus Otitis Media Yang Disebabkan Otodectes cynotis Pada Kucing Macan Di Klinik Hewan Intimedipet Surabaya. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (129kB)
[img] Text (FULLTEXT)
151911213027.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Otitis merupakan kondisi peradangan pada saluran telinga dan/atau pinna (daun telinga) yang dapat diklasifikasikan sebagai eksterna, media, atau interna. Studi ini bertujuan untuk memaparkan proses penanganan kasus otitis media yang disebabkan Otodectes cynotis pada kucing Macan, seekor kucing ras anggora berwarna tabby bercak cokelat dengan jenis kelamin jantan berumur sekitar 4-5 tahun. Status Macan diketahui memiliki berat badan sekitar 3 kg dengan suhu tubuh 39oC. Pemeriksaan dilakukan dengan pengamatan pada gejala yang telah ditemukan, seperti menggaruk hingga menggosok telinga, bau telinga yang tidak sedap, keluarnya nanah dan eksudat berwarna coklat, adanya inflamasi pada bagian telinga, serta tumbuhnya polip. Pemeriksaan lanjutan yaitu dengan uji sampel serumen telinga melalui mikroskop menggunakan metode uji natif. Hasil pemeriksaan uji sampel menunjukkan adanya spesies Otodectes cynotis. Hasil diagnosa dari anamnesa, pemeriksaan fisik, serta bentuk eksudat, menunjukkan bahwa kucing Macan menderita otitis media. Tindakan penanganan yang dilakukan adalah pembersihan pada telinga pasien terlebih dahulu agar mempermudah proses pengobatan. Untuk penanganan pada kasus otitis media dapat dilakukan dengan pemberian obat terapi topikal antiparasit yang mengandung ivermectin, dichlorvos, maupun trichlorvon. Obat tetes telinga yang diberikan adalah Vet-Otic® eardrops, yang pada tiap 10 ml mengandung ivermectin 0,02% dan chloramphenicol base 1% dengan pemakaian dosis 2 tetes pada masing-masing telinga tiap 2 kali sehari. Hal ini dilakukan secara rutin selama sekitar 1-2 minggu. Untuk polip, diberikan penanganan menggunakan rivanol yang telah dituang ke tampon dengan mengompres secara perlahan pada polip selama beberapa saat. Selain pemberian terapi, kebersihan kandang dan lingkungan sekitar juga harus selalu dijaga selama proses pengobatan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Anggora, Kucing, Otitis, Otodectes sp., Otodectes cynotis
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF810 Veterinary parasitology
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Paramedik Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Fernanda Nistya Pratama, ,-NIM151911213027
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorDony Chrismanto, ,-NIDN0020127708
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 10 Dec 2025 02:30
Last Modified: 10 Dec 2025 02:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139535
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item