Cindy Wening Drajad Permaydani
(2024)
Hubungan Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan Terhadap Interdialytic Weight Gains (IDWG)
Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
Abstract
Masalah yang sering dialami pasien hemodialisis yaitu pertambahan volume cairan dalam tubuh yang dimanifestasikan dengan kejadian Interdialytic Weight Gain (IDWG) disebabkan ketidakpatuhan dalam pembatasan cairan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan tingkat kepatuhan pembatasan cairan dengan interdialytic weight gains (IDWG) pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional, teknik sampling pada penelitian ini adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 119 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk kepatuhan pembatasan cairan dan teknik observasi untuk mengukur nilai interdialytic weight gains (IDWG). Data diedit, dikode, dinilai dan ditabulasi, setelah itu dianalisis dengan uji spearman test untuk mengetahui korelasi antara variabel nominal dan ordinal. Hasil penelitian didapatkan pasien cukup patuh sebanyak 62 responden (52,1%) dan nilai interdialytic weight gains (IDWG) di rentang 3-3,99% sebanyak 54 responden (45,4%). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan dengan interdialytic weight gains (IDWG) pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisa di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik Tahun 2024 dengan nilai Signifikasi = 0,004< 0,05. Pasien ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis perlu mendapatkan konseling kesehatan tentang pembatasan cairan, selain itu penting melibatkan keluarga dalam manajemen pengobatan dan perawatan pasien sehingga keluarga dapat memberikan dukungan secara efektif pada pasien.
Actions (login required)
 |
View Item |