Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pada Unit Pekerjaan Struktur Di Pt Karya Bangun Mandiri Persada (Jobsite Proyek Rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten Tahap II)

Ahmad Ghulam Al Muzaki, ,- (2022) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pada Unit Pekerjaan Struktur Di Pt Karya Bangun Mandiri Persada (Jobsite Proyek Rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten Tahap II). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (130kB)
[img] Text (FULLTEXT)
151911713034.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Stress kerja merupakan gangguan fisik dan emosional sebagai akibat ketidaksesuaian antara kapabilitas, sumber daya, atau kebutuhan pekerja yang berasal dari lingkungan pekerjaan. Pada proses struktur, pekerja mengalami tuntutan pekerjaan yang tinggi yang bahkan pekerja bisa bekerja lebih dari 10 jam sehari. Hal ini dapat berdampak perubahan emosi dan perasaan tertekan yang merupakan gejala dari stress kerja. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan stress kerja unit pekerjaan struktur pada PT Karya Bangun Mandiri Persada (Jobsite Proyek Rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten Tahap II). Penelitian ini adalah analitik. Dilakukan pengambilan data di lapangan tanpa memberikan perlakuan pada sampel. Subjek penelitian adalah seluruh unit pekerjaan struktur yang bekerja pada proyek rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten Tahap II dengan jumlah 36 pekerja yang terbagi menjadi 15 pekerja pembesian dan 21 pekerja bekesting (kayu). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stress yang dialami responden cukup rendah dengan nilai rata-rata 1,57 yang dimana lebih kecil daripada median total skor yang bernilai 2. Analisis bivariate dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, masa kerja (p-value = 0,611) dan aktivitas di luar pekerjaan (p-value = 0,073) tidak memiliki hubungan dengan stress kerja. Sedangkan usia (p-value = 0,006), kepribadian tipe A (p-value = 0,001), jumlah anak (p-value = 0,000), penilaian diri (p-value = 0,000), dan konflik dalam bekerja (p-value = 0,001) merupakan faktor yang berhubungan dengan tingkat stress kerja dengan korelasi yang cukup kuat. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar dilakukannya langkah pengendalian oleh perusahaan seperti pengontrolan dan monitoring stress kerja secara berkala terhadap pekerja. Selain itu memberikan ruang komunikasi kepada pekerja yang mengalami intrik baik antar pekerja maupun antar divisi.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Faktor Karakteristik Individu, Faktor Eksternal, Stress Kerja, Unit pekerjaan struktur
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
Ahmad Ghulam Al Muzaki, ,-NIM151911713034
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorSeptyani Prihatiningsih, ,-NIDN’-
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 11 Dec 2025 06:55
Last Modified: 11 Dec 2025 06:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139639
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item