Hubungan Beban Kerja Fisik Dan Iklim Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Kuli Pengecoran PT PP Proyek JLS LOT 6

Afifah Tricahyaningrum, ,- (2022) Hubungan Beban Kerja Fisik Dan Iklim Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Kuli Pengecoran PT PP Proyek JLS LOT 6. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (14kB)
[img] Text (FULLTEXT)
151911713057.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Kelelahan kerja merupakan menurunnya kemampuan individu dalam melaksanakan suatu pekerjaan. Kelelahan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja terbanyak khususnya pada sektor konstruksi. Kelelahan dapat menurunkan produktivitas kerja. Salah satu faktor penyebab kelelahan kerja adalah beban kerja dan iklim kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja fisik dan iklim kerja dengan kelelahan kerja pekerja kuli pengecoran PT PP proyek JLS lot 6. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja fisik dan iklim kerja. Sementara yang menjadi variabel dependen adalah kelelahan kerja. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 36 pekerja kuli pengecoran PT PP proyek JLS lot 6. Penelitian ini menggunakan sampel 33 pekerja kuli pengecoran PT PP proyek JLS lot 6. Pengambilan data beban kerja fisik menggunakan denyut nadi setelah bekerja menggunakan alat pulse oxymeter, iklim kerja menggunakan ISBB dengan alat QUESTempº32, dan kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC (industrial fatigue research committee). Analisis data antara variabel beban kerja fisik dan iklim kerja dengan kelelahan kerja menggunakan koefisien kontingensi. Hasil dari penelitian didapatkan terdapat hubungan sedang antara beban kerja fisik (p-value = 0,013) (r = 0,527) dan hubungan sedang antara iklim kerja (p-value = 0,017) (r = 0,445) dengan kelelahan kerja. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan beberapa hal agar pekerja tidak mengalami kelelahan kerja sebagai akibat dari pekerjaannya, yaitu, memberikan extrafooding 3x dalam seminggu berupa makanan atau minuman yang dapat mengurangi kelelahan, memperbaiki kondisi shelter agar dapat digunakan pekerja untuk istirahat dan menggunakan shelter sebagaimana peruntukannya, dan menghimbau pekerja untuk sering melakukan peregangan ringan di sela-sela aktivitasnya.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Beban Kerja Fisik, Iklim Kerja, Kelelahan Kerja
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM
Afifah Tricahyaningrum, ,-NIM151911713057
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorRatnaningtyas Wahyu K.W, ,-NIDN’-
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 12 Dec 2025 01:09
Last Modified: 12 Dec 2025 01:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139670
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item