Mega Maulidia Rochmania, ,- (2022) Gambaran Pola Makan Pada Lanjut Usia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Tambakrejo Kota Surabaya. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (326kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151911913105.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pola makan menjadi penentu kejadian hipertensi pada lansia. Pola makan yang tidak seimbang meningkatkan kontraksitas otot pada jantung dan, sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah. Hal ini juga yang menjadi pemicu terjadinya hipertensi pada lansia. Meskipun lansia telah mengkonsumsi obat hipertensi secara rutin, namun masih memerlukan manajemen pola makan yang seimbang sehingga pola makan hipertensi harus dijaga.pada tahun 2021 sebanyak 5.92%. Data tersebut menunjukkan bahwa saat ini hipertensimpada lansia di wilayah Puskesmas Tambakrejo. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis penelitian univariat. Pengambilan sampel menggunakan metode Purpossive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022.Teknik pengambilan data menggunakan kuisioner dapat diketahui bahwa dari 74 responden, yang mengalami hipertensi sebanyak 42 orang (56,8%), lebih banyak jika dibandingkan dengan responden yang tidak mengalami hipertensi,sebagian besar berusia 60 – 65 tahun (54%), sebagian besar lansia berjenis kelamin laki-laki, hampir setengah reponden pendidikannya SMA berjumlah 21 responden (28%), sebagian besar responden bekerja sebagai wiraswasta yang berjumlah 40 responden (54%), sebagian responden mempunyai tingkat pola makan yang tidak baik yaitu sejumlah 50 responden (67%).Upaya pencegahan hipertensi dapat dilakukan dengan meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat Pencegahan utama pada lansia penderita hiperteni seperti, mengurangi berat badan bagi penderita yang memiliki berat badan besar dan obesitas, hindari minuman yang mengadung alkohol, kurangi atau batasi asupan tinggi natrium atau garam, berhenti merokok, kurangi atau hindari makanan tinggi lemak dan kolesterol tinggi serta olahraga teratur. Manajemen penanganan hipertensi bagi lansia bisa meliputi penatalaksanaan farmakologis dan non farmakologis. Penatalaksanaan farmakologis dengan memberikan obat-obatan hipertensi, sedangkan penetalaksanaan non farmakologis meliputi modifikasi gaya hidup
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lansia, Pola Makan, Hipertensi, Diet | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM214-258 Diet therapy. Dietary cookbooks | ||||||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Keperawatan | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||||||||
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 02:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 12 Dec 2025 02:34 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139678 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


