Mochammad Muzzaki, - (2024) Prevalensi Infeksi Hepatitis B Berdasarkan Hasil Pemeriksaan HBsAg Di Laboratorium Klinik Diagnostik Situbondo Dengan Metode Imunokromatografi Pada Tahun 2023. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
131. 152110113074__MOCHAMMAD MUZZAKI - abstrak.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
131. 152110113074__MOCHAMMAD MUZZAKI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Hepatitis B merupakan penyakit menular yang menyerang hati dan disebabkan oleh virus Hepatitis B. Hepatitis B menjadi salah satu penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian terbesar di dunia. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan gejala awal yang timbul setelah terjangkit tidak memiliki karakteristik khusus infeksi hepatitis B. Hepatitis B dapat menginfeksi penderita secara akut maupun kronik. Sehingga jika tidak segera diketahui dan ditangani dengan baik dan benar, hepatitis B akut dapat menjadi kronis dan bahkan dapat menyebabkan kanker hati yang membuat resiko kematian menjadi lebih tinggi. Pemeriksaan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan HbsAg dalam sampel pasien suspect dengan menggunakan metode imunokromatografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi infeksi hepatitis B berdasarkan pemeriksaan HbsAg dengan metode imunokromatografi di Laboratorium Klinik Diagnostik Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional kuantitatif dengan pendekatan total sampling dan diperoleh sampel pasien suspect hepatitis B sebanyak 103 sampel. Karakteristik sampel yang digunakan dibagi menjadi beberapa kategori, berdasarkan kategori usia terdapat karakteristik pada rentang usia remaja (10-19 tahun) sebesar 32 sampel (31,07%), usia dewasa (20-44 tahun) sebesar 69 sampel (66,99%) dan sisanya pada rentang usia pra lansia (45-60 tahun) sebanyak 2 sampel (0,97%). Sedangkan, pada kategori jenis kelamin wanita terdapat sebanyak 49 sampel (47,60%) dan untuk kategori pria sebanyak 54 sampel (52,40%). Hasil dari penelitian ini diperoleh prevalensi infeksi hepatitis B berdasarkan hasil pemeriksaan HbsAg di Laboratorium Klinik Diagnostik Situbondo dengan metode imunokromatografi pada tahun 2023 sebesar 16,50% (17/103), dengan persebaran kategori menurut usia yaitu sebesar 0,97% (1/103), untuk kategori usia remaja dan untuk kategori dewasa diperoleh hasil 15,53%(16/103). Sedangkan, persebaran untuk kategori jenis kelamin pria diperoleh 7,76% (8/103) dan untuk kategori wanita 8,74% (9/103).
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HBsAg, Hepatitis B, Imunokromatografi, Prevalensi | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | S.Sos. Sukma Kartikasari | ||||||
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 03:47 | ||||||
| Last Modified: | 22 Dec 2025 03:47 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/139945 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


