Peran Usia dan Pengetahuan tentang Disabilitas Intelektual sebagai Prediktor Sikap terhadap Penyandang Disabilitas Intelektual

Almira Nur Rizqi Ramadhanti and Pramesti Pradna Paramita (2025) Peran Usia dan Pengetahuan tentang Disabilitas Intelektual sebagai Prediktor Sikap terhadap Penyandang Disabilitas Intelektual. Perpustakaan Universitas Airlangga. pp. 1-9. (Unpublished)

[img] Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Penelitian_Almira Nur Rizqi Ramadhanti_113221050.pdf

Download (258kB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran signifikan usia dan pengetahuan tentang disabilitas intelektual dalam memprediksi faktor-faktor sikap terhadap penyandang disabilitas intelektual. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup Attitudes Toward Intellectual Disability - Short Form (ATTID-SF), subskala knowledge dari Contact and Knowledge about Intellectual Disability (CKID), dan kuesioner demografis. Sejalan dengan tujuan penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Penelitian ini melibatkan 238 partisipan dengan kriteria Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 19-60 tahun, dan tidak memiliki diagnosis disabilitas intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan pengetahuan tentang disabilitas intelektual berperan signifikan secara simultan dalam memprediksi faktor interaksi dan faktor kepekaan atau kelembutan dari sikap terhadap penyandang disabilitas intelektual (p < 0,05). Koefisien determinasi sebesar r2 = 0,035 dan r2 = 0,047 mengindikasikan bahwa model regresi ini mampu menjelaskan sekitar 3,5% variasi sikap pada faktor interaksi dan 4,7% variasi sikap pada faktor kepekaan atau kelembutan. Secara parsial, usia ditemukan tidak berperan signifikan dalam memprediksi seluruh faktor sikap terhadap penyandang disabilitas intelektual. Namun, pengetahuan tentang disabilitas intelektual ditemukan berperan signifikan dalam memprediksi faktor interaksi dan faktor kepekaan atau kelembutan dengan nilai koefisien negatif. Dalam artian, semakin tinggi pengetahuan tentang disabilitas intelektual, maka sikap terhadap penyandang disabilitas intelektual pada kedua faktor tersebut semakin rendah atau menjadi lebih positif.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: disabilitas intelektual, sikap, usia, pengetahuan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Almira Nur Rizqi RamadhantiNIM113221050
Pramesti Pradna ParamitaNIDN0007028202
Depositing User: Almira Ramadhanti
Date Deposited: 06 Jan 2026 04:27
Last Modified: 06 Jan 2026 04:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140001
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item