Adinda Wulandari, A (2023) Potensi Bakteriofag F013a 3.5 dan F013a 7c dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Proteus Mirabilis. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PENGAMATAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (828kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (124kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (107kB) |
Abstract
Penyakit zoonosis dapat menular ke manusia dengan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, mengonsumsi makanan dari hewan ternak yang sakit ataupun dapat melalui udara, ketika manusia ada di lingkungan yang terkontaminasi dan tidak memakai alat pelindung diri. Penyakit infeksi dari bakteri pathogen yang zoonosis menjadi salah satu masalah kesahatan yang cukup serius. Proteus Mirabilis merupakan salah satu penyakit dari bakteri pathogen yang zoonosis, bakteri gram negatif berbentuk batang yang dapat menyebabkan beberapa penyakit infeksi, seperti infeksi saluran kemih, infeksi luka, serta infeksi pencernan (diare). Antibiotik cukup sering digunakan sebagai obat untuk mengatasi masalah penyakit infeksi. Namun, penggunaan antibiotik secara terus menerus akan menyebabkan bakteri ini menjadi resisten. Maka dari itu, terapi fag merupakan salah satu terapi alternatif yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit infeksi bakteri patogen. Bakteriofag digunakan sebagai solusi alternatif dari penggunaan antibiotik mengontrol bakteri tersebut. Kegiatan observasi ini dilakukan dengan tujuan memberikan informasi terkait interaksi antara bakteri Proteus Mirabilis dengan bakteriofag yang dapat digunakan sebagai terapi fag. Terapi ini menjadi solusi alternatif karena bakteriofag tidak memiliki materi genetik yang mampu terintegrasi pada manusia juga tidak berdampak resisten terhadap anitbiotik. Metode double plaque assay merupakan dasar utama dari observasi ini, Pemurnian dan penghitungan konsentrasi bakteriofag, Uji kurva pertumbuhan bakteriofag, Uji in vitro dengan ELISA serta Uji in vitro dengan metode Total Plate Count (TPC) telah dilakukan dalam observasi ini. Hasil dari kegiatan observasi ini menunjukkan bahwa kedua bakteriofag yang digunakan mampu menghambat dan menurunkan jumlah konsentrasi dari bakteri inang (Proteus mirabilis) yang digunakan sebagai sampel.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bakteriofag, Proteus Mirabilis, Terapi fag | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Paramedik Veteriner | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | indah rachma cahyani | ||||||
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 03:14 | ||||||
| Last Modified: | 27 Dec 2025 03:14 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140005 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


