Tata Laksana Pengujian Pullorum pada Sampel Serum Darah Ayam DOC di Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar

Monicha Aprihapsari Zatayu, M (2023) Tata Laksana Pengujian Pullorum pada Sampel Serum Darah Ayam DOC di Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (76kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (86kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (20kB)
[img] Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (18kB)
[img] Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (109kB)
[img] Text
6. BAB 3 METODE PELAKSANAAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (162kB) | Request a copy
[img] Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (118kB) | Request a copy
[img] Text
8. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2028.

Download (7kB) | Request a copy
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (84kB)
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

DOC (Day Old Chick)/bibit yang baik memiliki kriteria yaitu sehat, aktif bergerak, responsif bentuk tubuh bulat/gemuk, bulu bersih, matanya cerah, tidak ada sisa kotoran pada anus. Pullorum atau berak kapur (pullorum disease) adalah penyakit menular akut/kronis pada ayam yang disebabkan oleh Salmonella pullorum dan dapat menyebakan kerugian yang besar, dikarenakan jumlah kematian yang tinggi terutama pada anak ayam umur 1 – 10 hari. Penyakit ini disebabkan oleh Salmonella pullorum. Masa inkubasi penyakit pullorum ini berkisar 1 minggu. Gejala yang dapat ditunjukkan berupa nafsu makan dan minum menurun, kemudian biasanya terdapat diare bewarna putih seperti kapur. Salah satu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan bakteri Salmonella pullorum adalah dengan uji rapid serum test pullorum menggunakan sampel serum darah dan ditambahkan antigen Salmonella pullorum. Tujuan pengujian pullorum ini untuk mengatahui keberadaan bakteri Salmonella pullorum dalam tubuh DOC. Metode uji rapid serum test pullorum biasanya dilakukan dengan beberapa tahap yaitu mulai dari pemisahan serum menggunakan mikrotip dan mikropipet yang kemudian dipindahkan ke plate/ cawan porselen yang terdapat 12 lubang, kemudian ditambahkan dengan antigen Salmonella pullorum dan diaduk rata menggunakan pengaduk atau tusuk gigi selama 2 menit dan hasil bisa dibaca. Interpretasi hasil dari pengujian tersebut yaitu untuk hasil reaksi positif dapat ditunjukkan dengan adanya penggumpalan dari antigen Salmonella pullorum dalam waktu 2 menit. Kemudian untuk hasil reaksi negatif dapat ditunjukkan dengan tidak adanya penggumpalan dari antigen Salmonella pullorum dalam waktu 2 menit. Usaha untuk pengendalian penyakit pullorum ini dapat dilakukan dengan beberapa upaya, yaitu jika pada suatu peternakan atau perusahaan pembibitan ditemukan terinfeksi penyakit pullorum , maka peternakan tersebut dilarang mengeluarkan telur tetas dan ayam baik yang mati maupun yang hidup. Perusahaan atau peternakan pembibitan tersebut dilarang untuk menetaskan telur selama ditemukan penyakit pullorum.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Uncontrolled Keywords: Day Old Chick, Pullorum, Salmonella pullorum, Uji rapid serum test pullorum
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Paramedik Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Monicha Aprihapsari Zatayu, MNIM152011213007
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
UNSPECIFIEDAnwar Ma Ruf, ANIM0009056502
Depositing User: indah rachma cahyani
Date Deposited: 27 Dec 2025 08:06
Last Modified: 27 Dec 2025 08:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140012
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item