Masrur Afandi, M (2023) Hubungan Efikasi Diri dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Prolanis pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Lamongan. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (55kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (131kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (87kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (41kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (77kB) |
Abstract
Pelayanan kesehatan di puskesmas memiliki peran yang sangat vital dalam mengoptimalkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan prolanis. Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan proaktif yang dilaksanakan secara terpadu bagi peserta BPJS kesehatan yang menderita penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan prolanis pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Lamongan. Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan subjek peserta prolanis dengan diabetes melitus tipe 2 sebanyak 125 responden yang diidentifikasi dengan teknik accidental sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki efikasi diri yang tinggi dan sebagian besar pemanfaatan pelayanan kesehatan prolanis secara baik. Hasil analisa data menunjukan ada hubungan positif yang sangat kuat antara efikasi diri dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan prolanis pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Lamongan dengan angka sig. 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi 0,763. Pasien diabetes melitus dengan efikasi diri yang tinggi cenderung lebih baik dalam memanfaatkan prolanis dibandingkan dengan pasien dengan efikasi diri yang rendah. Peningkatkan efikasi diri pasien diabetes melitus tipe 2 dalam pemanfaatan prolanis dapat dilakukan melalui program edukasi dan pelatihan yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efikasi Diri, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, Prolanis, Diabetes Melitus tipe 2 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA428-428.5 Public health laboratories, institutes, etc. R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health |
|||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | indah rachma cahyani | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Dec 2025 05:41 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Dec 2025 05:41 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140019 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


