Susi Agustiani, S (2023) Hubungan Tingkat Stres dengan Kekambuhan Pada Pasien Asma di Puskesmas Deket Kabupaten Lamongan. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (85kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (176kB) |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (212kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (111kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (70kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (94kB) |
Abstract
Asma merupakan gangguan peradangan kronis pada saluran pernapasan yang bermanifestasi sebagai episode mengi, batuk, dan sesak napas. Individu dengan asma tidak terkontrol dapat mengalami kekambuhan sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup individu tersebut. Salah faktor pencetus kekambuhan asma adalah stres. Setiap individu memiliki tingkat stres yang berbeda tergantung dengan kemampuan individu menghadapi stresor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan kekambuhan pada pasien asma di Puskesmas Deket Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 58 pasien asma dan sampel berjumlah 51 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dan dependen dalam penelitian ini adalah tingkat stres dan kekambuhan pasien asma. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner perceived stres scale untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner kekambuhan asma. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang tingkat stresnya rendah hampir seluruhnya tidak mengalami kekambuhan dan responden dengan tingkat stres tinggi hampir seluruhnya mengalami kekambuhan dan uji Spearman diperoleh nilai (r=0,533; p=0,001; p≤0,005). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kekambuhan pada pasien asma di puskesmas deket kabupaten lamongan. Selain dari terapi medis, individu dengan asma diharapkan dapat menghindari faktor pencetus kekambuhan asma yang salah satunya adalah stres dengan cara mengelola tingkat stres yang dialami.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tingkat stres, kekambuhan, asma | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA428-428.5 Public health laboratories, institutes, etc. R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health |
|||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | indah rachma cahyani | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Dec 2025 05:47 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Dec 2025 05:47 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140020 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


