Afriska Dwi K., A (2023) Tatalaksana Penanganan Otitis Eksterna Pada Kucing Di Klinik Hewan Indosatwa Surabaya. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PELAKSANAAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (106kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (189kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 2028. Download (89kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (95kB) |
Abstract
Latar belakang: Salah satu penyakit yang dapat ditemukan pada kucing yaitu radang telinga atau otitis. Otitis sendiri merupakan peradangan pada telinga yang diikuti dengan rasa nyeri, demam, dan hilangnya pendengaran dan dapat digolongkan berdasarkan pada lokasi terjadinya peradangan. Mengenai penyakit pada kasus ini peradangan yang terjadi yaitu pada bagian telinga luar atau disebut dengan otitis eksterna. Otitis eksterna merupakan peradangan pada telinga luar yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, jamur atau parasit). Kucing yang terindikasi otitis ekterna menghasilkan kotoran telinga berwarna kuning muda, kental dan terkadang menggumpal. Otitis eksterna sering kali terjadi pada kucing dengan kondisi inflamasi pada saluran telinga luar dan pinna. Otitis ini memiliki dampak pada kucing, seperti nafsu makan berkurang, gelisah, demam, dan stress. Klinik hewan Indosatwa yang berada di Surabaya saat ini dapat melayani perawatan kesehatan hewan peliharaan maupun rujukan dari klinik lain. Tujuan: Untuk mengetahui tata laksana penanganan penyakit otitis eksterna pada kucing di Klinik Hewan Indosatwa Surabaya. Metode: Melakukan observasi secara langsung pada satu ekor pasien kucing yang opname di Klinik Hewan Indosatwa Surabaya. Kesimpulan: Berdasarkan hasil observasi dari penyakit otitis eksterna yang terjadi di Klinik hewan Indosatwa Surabaya pada tanggal 24 Januari 2023 sampai 3 Maret 2023, otitis eksterna ini berhasil diobati selama tiga minggu dengan tata laksana penanganan yang dilakukan yaitu pembersihan saluran telinga lalu membersihkan sisa cairan pembersih. Pemberian obat tetes telinga yang mengandung antibiotik yang bertujuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri pada telinga, lalu pemberian oxoferin agar luka pada telinga cepat mengering dan pemberian kalmicetine pada daun telinga untuk mencegah infeksi bakteri pada kulit serta pemberian obat sirup channafit.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kucing, Otitis eksterna, Telinga | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF441-450 Cats S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > Including veterinary genetics, ethology, anatomy, physiology, embryology, pathology |
||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Paramedik Veteriner | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | indah rachma cahyani | ||||||
| Date Deposited: | 01 Jan 2026 07:29 | ||||||
| Last Modified: | 01 Jan 2026 07:29 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140038 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


