Elsi Octaria Gerardy Panjaitan, -
(2025)
Hubungan Maskulinitas terhadap Mencari Bantuan Psikologis Pada Laki-laki.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
Hubungan Maskulinitas terhadap Mencari Bantuan Psikologis Pada Laki-laki.pdf
Download (144kB)
|
Abstract
Rendahnya perilaku mencari bantuan psikologis pada laki-laki merupakan fenomena yang konsisten ditemukan dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Meskipun laki-laki menghadapi berbagai permasalahan kesehatan mental, mereka cenderung kurang bersedia untuk mengakses layanan kesehatan mental profesional dibandingkan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan maskulinitas terhadap perilaku mencari bantuan psikologis pada laki-laki melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah penelaahan dan analisis kritis terhadap literatur ilmiah yang membahas maskulinitas, norma gender, stigma kesehatan mental, serta perilaku pencarian bantuan psikologis pada laki-laki. Hasil kajian menunjukkan bahwa norma maskulinitas yang menekankan kemandirian, kekuatan, dan pengendalian emosi berperan signifikan dalam menghambat kesediaan laki-laki untuk mencari bantuan psikologis. Selain itu, stigma kesehatan mental dan ketakutan akan penilaian sosial memperkuat penghindaran laki-laki terhadap layanan kesehatan mental. Temuan ini menegaskan bahwa maskulinitas merupakan faktor psikososial penting yang memengaruhi perilaku pencarian bantuan psikologis pada laki-laki. Oleh karena itu, upaya peningkatan akses dan pemanfaatan layanan kesehatan mental pada laki-laki perlu mempertimbangkan konstruksi maskulinitas dan norma gender yang berlaku agar intervensi yang dilakukan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan laki-laki.
Available Versions of this Item
-
Hubungan Maskulinitas terhadap Mencari Bantuan Psikologis Pada Laki-laki. (deposited 06 Jan 2026 04:04)
[Currently Displayed]
Actions (login required)
 |
View Item |