Maria Romauli, -
(2026)
PERAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP QUARTER-LIFE CRISIS PADA LULUSAN BARU TAHAPAN USIA EMERGING ADULTHOOD.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
112111133109_MARIA ROMAULI_ARTIKEL ILMIAH.pdf
Download (197kB)
|
Abstract
Lulusan baru menghadapi fase transisi dari dunia akademi yang bergantung pada orang lain menuju ke
dunia nyata yang menuntut lulusan baru untuk menjadi individu yang mandiri dalam berbagai aspek
kehidupannya untuk masa depan, seperti aspek karier, tempat tinggal, hubungan interpersonal, gaya
hidup, identitas, dan dukungan finansial sehingga rentan mengalami quarter-life crisis. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi peran efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dalam menghadapi
quarter-life crisis pada lulusan baru di tahapan usia emerging adulthood. Metode survei dengan jumlah
130 individu lulusan baru yang berusia 21-25 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah skala efikasi diri
oleh Bosscher & Smit (1998), skala dukungan sosial keluarga oleh Khafidza & Andjarsari (2023), dan
skala quarter-life crisis yang dimodifikasi oleh Adlu dkk (2024). Teknik analisis regresi linear berganda
dengan bantuan pemrograman SPSS digunakan dalam penelitian ini. Adapun hasil secara simultan
terdapat peranan signifikan efikasi diri dan dukungan sosial keluarga sebesar 57,2% terhadap
quarter-life crisis.
Actions (login required)
 |
View Item |