AZZAH KANIA BUDIANTO (2022) Pola Kerutan pada Wajah Populasi Nelayan Tradisional Lamalera, Nusa Tenggara Timur Usia 40-50 Tahun. UNSPECIFIED thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
072111733036 HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
072111733036 BAB I.pdf Download (746kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
072111733036.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Kerutan merupakan salah satu indikator penuaan wajah yang paling terlihat, dan kemunculannya didorong oleh faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Di Indonesia, data mengenai pola kerutan spesifik populasi masih terbatas. Meski demikian, diketahui bahwa ada potensi perbedaan manifestasi pola kerutan pada tiap populasi, dengan rentang usia yang berbeda pula. Penelitian ini menganalisis pola kerutan pada 11 area wajah di populasi Lamalera, sebuah kelompok masyarakat yang tinggal di pesisir pantai di salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur dengan paparan sinar matahari yang tinggi dan tingginya intensitas aktivitas luar ruangan. Menggunakan Lemperle Wrinkle Assessment Scale, skor kerutan 66 sampel dicatat dan dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U, Kruskal–Wallis H, dan Cumulative Link Model untuk melihat efek jenis kelamin dan paparan sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan berbasis jenis kelamin pada Horizontal Forehead Lines, Glabellar Frown Lines, dan Nasolabial Lines (seluruh ? ? 0,005); sedangkan perbedaan antara kategori radiasi matahari tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan faktor intrinsik lebih berperan pada pembentukan kerutan di populasi Lamalera. Ketiadaan perbedaan antara kategori paparan juga dapat merefleksikan bahwa populasi ini telah mencapai ambang batas paparan UV kumulatif dan peran proteksi dari kadar melanin. Studi ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman bioantropologis mengenai kemunculan kerutan, variasi dan adaptasi manusia pada salah satu populasi di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.A 94 - 25 Azz p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | penuaan; dimorfisme seksual, photoaging; subsistence maritime foraging | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 08:05 | ||||||
| Last Modified: | 23 Apr 2026 08:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140425 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


