CALVIN ANDRIANSYAH (2022) Pengaruh Paparan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terfraksinasi Terhadap pembentukan Biofilm Bakteri Streptoccocus gordonii. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133161_halaman judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133161_BAB 1.pdf Download (98kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133161.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Biofilm merupakan kumpulan koloni bakteri termasuk bakteri asidogenik yang dapat menimbulkan berbagai masalah klinis di rongga mulut,utamanya adalah karies gigi. Bakteri Streptococcus gordonii termasuk kedalam kolonisator pertama yang dapat membentuk biofilm tersebut, mengeliminasi bakteri tersebut diyakini dapat mencegah terbentuknya karies gigi karena biofilm tidak dapat terbentuk. Berbagai bahan antimikroba dari tanaman herbal telah lama diteliti untuk digunakan sebagai alternatif agen anti biofilm dengan efek samping seminimal mungkin, salah satunya adalah jahe merah yang dalam literatur yang telah ada membuktikan bahwa kandungan antimikroba berupa minyak atsiri terbukti efektif dalam menghambat pembentukan biofilm bakteri Streptococcus mutans. Tetapi hingga saat ini masih sedikit penelitian yang menguji ekstrak jahe merah terfraksinasi (yang dihilangkan minyak atsirinya) terhadap biofilm bakteri Streptococcus gordonii Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah jahe merah terfraksinasi juga berpengaruh terhadap pembentukan biofilm oleh bakteri Streptococcus gordonii yang diinduksi pada media BHIB dan sukrosa 5%. Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium in vitro, dengan menggunakan 4 kelompok sampel yang diberi 4 perlakuan. Kelompok pertama hanya terdiri dari bakteri BHIB+, kelompok kontrol negatif mengandung BHIB+Bakteri +sukrosa 5%, dan kelompok perlakuan mengandung BHIB+bakteri +5% sukrosa dan jahe merah terfraksinasi dengan konsentrasi masing-masing 0,78% dan 1,56%. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Kruskal Walis. Hasil: Didapatkan bahwa perbandingan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan yang mengandung jahe merah dengan konsentrasi 1,56% memiliki perbedaan yang bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Ekstrak jahe merah terfraksinasi berpengaruh terhadap aktivitas pembentukan biofilm bakteri Streptococcus gordonii dengan konsentrasi efektif minimumnya adalah 1,56%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 40 - 23 Cal p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Jahe Merah (Zingiber officinale var.Rubrum), Antibiofilm, bakteri Streptococcus gordonii, Human and disease | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 04:25 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Apr 2026 04:25 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140445 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


