HERU KUSTONO (2022) Analisis Faktor Medikososioekonomi Pasien Hidrosefalus Kongenital Dengan Keterlambatan Penanganan di RSUD Dr. Soetomo Tahun 2017-2019. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653052_HALAMAN JUDUL.pdf Download (366kB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653052_BAB I.pdf Download (39kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653052_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Hidrosefalus merupakan penyakit otak yang memerlukan penanganan segera. Hasil hidrosefalus tergantung pada deteksi dini dan penanganannya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perspektif medikososioekonomi pada keterlambatan pengobatan pasien hidrosefalus di RSUD Dr. Soetomo tahun 2017 hingga 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memajukan ilmu bedah saraf di bidang Sosioneurosurgery, yang meliputi aspek preventif dan terapeutik. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analisis. Subjek penelitian adalah seluruh pasien hidrosefalus kongenital yang dirawat di RSUD Dr. Soetomo periode Januari 2017 sd Desember 2019. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2017 sd Desember 2019 di ruang Rawat Inap Bedah RSUP dr Soetomo, unit rawat jalan bedah saraf, kunjungan rumah. Data penelitian terdiri dari data primer dan data rekam medis. Data karakteristik pasien diperoleh melalui wawancara langsung dengan sampel dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan, data rekam medis, dan data radiologi dari kedua pasien yang diperiksa di RSUD Dr. Soetomo dan pelayanan kesehatan lainnya. Analisis korelasi bivariat dilakukan untuk menilai pengaruh masing-masing faktor risiko terhadap kejadian keterlambatan pengobatan, dan analisis regresi logistik multivariat dilakukan untuk menilai besarnya pengaruh faktor risiko. Hasil: Jumlah kasus sebanyak 101 subjek. Sampel penelitian sebanyak 101 pasien yang merupakan pasien hidrosefalus kongenital yang pertama kali berobat di RSUD Dr. Soetomo sejak Januari 2017 hingga Desember 2019. Sebanyak 50 orang (49,5%) mengalami keterlambatan penanganan. Analisis data dengan Chi-square tidak menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik antara keterlambatan pengobatan dan tingkat pendidikan orang tua (p = 0,0951), keterlambatan pengobatan dan status ekonomi ((p = 0,4955). Keterlambatan pengobatan hidrosefalus kongenital secara statistik signifikan memiliki korelasi dengan peran Posyandu (p = 0,0012), kepemilikan asuransi kesehatan (p = 0,0001), dukungan keluarga (p = 0,0130), dan keputusan profesional medis (p = 0,0001). Kepemilikan asuransi kesehatan memiliki p terkecil (0,000) dan terbesar wald (16,545) dalam perhitungan analisis regresi logistik multivariat menggunakan metode enter. Variabel kepemilikan asuransi memiliki pengaruh parsial paling signifikan dan terbesar terhadap keterlambatan penanganan hidrosefalus kongenital. Kesimpulan: Terdapat 101 pasien yang diikutsertakan, sebanyak 50 orang (49,5%) terlambat penanganan. Tingkat pendidikan orang tua dan status sosial ekonomi tidak berhubungan dengan keterlambatan pengobatan hidrosefalus kongenital. Keterlambatan penanganan hidrosefalus kongenital dipengaruhi oleh peran Posyandu, kepemilikan asuransi kesehatan, dukungan keluarga, dan keputusan tenaga medis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 22 - 23 Her a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hidrosefalus Kongenital, Medicosocioekonomi, Keterlambatan pengobatan, Sosioneurosurgery. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 04 May 2026 03:12 | |||||||||
| Last Modified: | 04 May 2026 03:12 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140500 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


