DEGRADASI BIOFILM Enterococcus faecalis DAN KUANTITAS ROS AKIBAT PHOTODYNAMIC THERAPY FOTOSAN DAN LARUTAN NaOCl 2,5%

LULYTHA RAHMANIKE PUTRI, - (2022) DEGRADASI BIOFILM Enterococcus faecalis DAN KUANTITAS ROS AKIBAT PHOTODYNAMIC THERAPY FOTOSAN DAN LARUTAN NaOCl 2,5%. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
hal judul.pdf

Download (944kB)
[img] Text (BAB I)
bab I.pdf

Download (617kB)
[img] Text (FULL TEXT)
021918036301.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar belakang : Enteroccus faecalis dominan ditemukan pada infeksi sekunder saluran akar. Enteocccus faeecalis mampu bertahan hidup karena mampu membentuk biofilm. Sodium hypochlorite (NaOCl) merupakan bahan irigasi saluran akar yang paling sering digunakan saat ini masih memiliki kekurangan. Photodynamic therapy (PDT) dapat menjadi terapi tambahan untuk membantu NaOCl dalam melakukan desinfeksi dan sterilisasi saluran akar saat perawatan endodontik. Tujuan : untuk membandingkan degradasi biofilm dan ROS yang terbentuk pada biofilm E. faecalis yang diaplikasikan NaOCl, PDT, dan kombinasi NaOCl + PDT. Metode : Biofilm Enterococcus faecalis dibiakkan dalam dua buah 96-wellplate khusus. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok; kelompok I tidak diberi perlakuan, kelompok II diaplikasikan NaOCl, kelompok III Photosensitizer dan PDT,dan kelompok IV NaOCl diikuti dengan Photosensitizer dan PDT. Wellplate pertama diaplikasikan Crystal violet dan dilakukan pengukuran Optical Density menggunakan microplate reader. Wellplate kedua diaplikasikan NBT dan dilakukan pengukuran Optical Density menggunakan microplate reader. Hasil : Kombinasi PDT+NaOCl mendegradasi biofilm Enteroccous faecalis paling besar (72%), sedangkan kelompok NaOCl 47%, dan kelompok PDT sebesar 44%. Hasil tersebut berbeda signifikan berdasarkan uji ANOVA. Rerata OD ROS yang dihasilkan dari kelompok kombinasi PDT+ NaOCl (0,94), kelompok NaOCl (0,72) dan PDT (0,63). Kesimpulan : Kombinasi Photodynamic Therapy dan larutan NaOCl 2,5% menghasilkan ROS yang lebih tinggi dan mendegradasi biofilm Enterococcus faecalis lebih besar dibanding desinfeksi PDT saja dan NaOCl saja.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FKG.KG 13 - 23 Lul d
Uncontrolled Keywords: Enterococcus faecalis, Degradasi biofilm, ROS, Photodynamic Therapy,
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Ilmu Konservasi Gigi (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
LULYTHA RAHMANIKE PUTRI, -NIM021918036301
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSUKATON, -NIDN131653440
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 04 May 2026 10:13
Last Modified: 04 May 2026 10:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140524
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item