Cherryl Aurelia, - (2022) Profil Pasien Tumor Mediastinum Dewasa Di Rsud Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011811133161_HALAMAN JUDUL.pdf Download (831kB) |
|
|
Text (BAB I)
011811133161_BAB I.pdf Download (612kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011811133161_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Abstrak Latar Belakang: Tumor mediastinum adalah salah satu kelainan di rongga mediastinum dengan spektrum klinis yang luas. Penyakit ini sering kali pertumbuhannya lambat dan pasien biasanya mencari perhatian medis apabila tumor sudah cukup besar disertai gejala akibat kompresi dari massa yang menekan organ tersebut. Jumlah kasus tumor mediastinum tidak banyak, oleh karena itu data jarang ditemukan. Dibandingkan dengan luar negeri, data mengenai tumor mediastinum di Indonesia jumlahnya sedikit. Saat ini, kepustakaan mengenai karakteristik tumor mediastinum masih sedikit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien tumor mediastinum pada dewasa di Poli Paru dan Poli Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular RSUD Dr. Soetomo Surabaya Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif melalui rekam medis elektronik. Hasil: Pada penelitian ini, didapatkan 249 pasien memenuhi kriteria inklusi. Penderita tumor mediastinum paling banyak terdapat pada kelompok usia dewasa awal dengan rentang usia 26-35 tahun sebanyak 63 (25,3%) orang dengan persebaran pada kelompok usia lain yang hampir merata. Lebih dari setengah pasien adalah laki-laki (56,2%) dengan perbandingan 4:3. Sesak napas, batuk, dan nyeri dada adalah gejala lokal yang paling sering ditemukan. Penurunan berat badan adalah gejala sistemik yang paling sering ditemukan. Didapatkan 95,2% tumor mediastinum berada di kompartemen anterior. Kasus terbanyak yang ditemukan adalah timoma (40,6%) dan limfoma (40,2%). Dari 249 sampel, didapatkan 72,3% pasien dengan tumor ganas berdasarkan gambaran histopatologisnya. Stadium tumor mediastinum dengan frekuensi tertinggi adalah stadium lanjut. Untuk mendiagnosis suatu tumor mediastinum, diperlukan lebih dari 1 jenis pemeriksaan diagnosis. Jenis pentalaksanaan yang paling sering dilakukan adalah penatalaksanaan medis, yaitu kemtoerapi. Ditemukan angka tahan hidup 1 tahun dan 3 tahun yang tergolong rendah dengan rata-rata 9,75 bulan. Kesimpulan: Penderita tumor mediastinum pada dewasa usianya bervariasi dengan perbandingan pasien laki-laki dan perempuan yang tidak terlalu signifikan. Tumor mediastinum pada dewasa lebih sering terletak di kompartemen anterior dan jenis yang paling sering ditemukan adalah timoma dan limfoma. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK.S.FK.D.67/22 Che p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Profil, tumor mediastinum, dewasa, timoma, limfoma | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 05 May 2026 02:53 | ||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 02:53 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140546 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


