Komparasi Pemberian Minyak Kanola dengan atau Tanpa Pemanasan Berulang Terhadap Ketebalan Tunika Intima sampai Media (Intimal Medial Thickness/IMT) Aorta Thoracalis Rattus norvegicus Strain Wistar yang Diberi Diet Tinggi Lemak

Moch. Abdul Aziz, - (2022) Komparasi Pemberian Minyak Kanola dengan atau Tanpa Pemanasan Berulang Terhadap Ketebalan Tunika Intima sampai Media (Intimal Medial Thickness/IMT) Aorta Thoracalis Rattus norvegicus Strain Wistar yang Diberi Diet Tinggi Lemak. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011511133101_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (463kB)
[img] Text (BAB I)
011511133101_BAB I.pdf

Download (57kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011511133101_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (788kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

" Latar belakang : penyakit kardiovaskular adalah umum dijumpai, dan memiliki hubungan dengan kadar lemak dalam darah dan Perubahan strktur dari pembuluh darah seperti pembentukan atheroma atau perubahan ketebalan dinding, meliputi pathogenesis penyakit. Beberapa studi menunjukkan pemberian minyak kanola memberikan efek positif pada penyakit kardio vascular termasuk menurunkan LDL dan kolesterol plasma, tetapi mungkin memberikan dampak negative jika mengalami pemanasan berulang seperti mjenis minyak yang lain. Dikatakan minyak kanola dapat meningkatkan profil lemak. Penelitian masih dibutuhkan bagaimana minyak kanola mempengaruhi struktur pembuluh darah masih terbatas. Tujuan : tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui efek minyak kanola dengan dan tanpa pemanasan berulang terhadap Intimal Medial Thickness Aorta Thoracalis pada tikus dengan diet tinggi lemak. Metode : Sebanyak 27 ekor tikus dibagi menjadi 3 kelompok yaitu K+, P1, dan P2. Tikus pada ketiga kelompok diberi diet tinggi lemak selama 14 hari, disertai minyak canola tanpa pemanasan pada P1, dan dengan pemanasan berulang pada P2. Aorta thoracalis diambil pada hari ke-15, kemudian diolah menjadi preparat histologi. Ketebalan medial intima diukur menggunakan software CellSens pada mikroskop dengan perbesaran 400. Perbedaan antar kelompok diuji menggunakan uji one way ANOVA pada SPSS.. Result: Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa IMT pada ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen. Tidak terdapat perbedaan IMT antar kelompok yang bermakna (p > 0,05), namun kelompok P2 menunjukkan rerata IMT tertinggi. Simpulan : Pemberian minyak canola jangka pendek dengan atau tanpa pemanasan berulang tidak menunjukkan perubahan ketebalan medial intima pada tikus yang diberi diet tinggi lemak. Minyak canola mungkin memiliki stabilitas panas yang lebih baik daripada minyak lain yang memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D.106-22 Moc k
Uncontrolled Keywords: minyak kanola, pemanasan, pembuluh darah.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Moch. Abdul Aziz, -NIM011511133101
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTRI HARTINI YULIAWATI, -NIDN0018077705
Thesis advisorRENY I TISHOM, -NIDN0023107105
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 06 May 2026 03:06
Last Modified: 06 May 2026 03:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140597
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item