Profil Penggunaan Cairan Kristaloid Sebagai Terapi Resusitasi Cairan Terhadap Perbaikan Hemodinamik Pada Pasien Syok Septik Di Ruang Resusitasi Igd Rsud Dr. Soetomo Surabaya

Maher Syahbani Putra Perwira, - (2022) Profil Penggunaan Cairan Kristaloid Sebagai Terapi Resusitasi Cairan Terhadap Perbaikan Hemodinamik Pada Pasien Syok Septik Di Ruang Resusitasi Igd Rsud Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011811133240_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (409kB)
[img] Text (BAB I)
011811133240_BAB I.pdf

Download (129kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011811133240_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Sepsis adalah keadaan disfungsi organ disebabkan oleh disregulasi dari respons tubuh terhadap infeksi. Sepsis yang jatuh kedalam syok septik merupakan penyebab mortalitas pada pasien dengan kondisi kritis berupa kegagalan banyak organ. Pasien sepsis sering mengalami hipovolemik akibat penurunan asupan cairan dan peningkatan kehilangan cairan yang tidak disadari. Resusitasi cairan menjadi rekomendasi terapi resusitasi lini pertama untuk pasien syok septik. Target utama pada resusitasi adalah memperbaiki perfusi dengan meningkatkan MAP (Mean Arterial Pressure) atau menurunkan tekanan di area target perfusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan cairan kristaloid sebagai terapi resusitasi cairan menggunakan One-hour Sepsis Bundle terhadap perbaikan hemodinamik pada pasien syok septik di Ruang Resusitasi IGD RSUD Dr. Soetomo periode Januari – Desember 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara retrospektif yang menggunakan data rekam medis pasien syok septik di Ruang Resusitasi IGD RSUD Dr. Soetomo. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive non probability dengan metode pengambilan total sampling. Variabel yang diamati berdasarkan jenis dan jumlah cairan yang diberikan beserta status hemodinamik stabil berupa Mean Arterial Pressure (MAP). Hasil dari penelitian ini didapatkan total 26 pasien syok septik yang diberi cairan kristaloid sebagai terapi resusitasi cairan di ruang resusitasi IGD RS Dr. Soetomo Surabaya. Data karakteristik dasar pasien rata – rata usia pasien adalah 56 tahun dengan rata – rata lama perawatan di rumah sakit selama 2 hari. Dengan 65,38% pasien memiliki sumber infeksi berupa pneumonia dan 34,62% pasien memiliki komplikasi COVID-19. Jenis cairan kristaloid yang paling banyak digunakan, baik sebagai cairan tunggal maupun cairan kombinasi, adalah cairan normal saline berupa NaCl 0,9% pada 61,54% pasien dan kombinasi Ringer Laktat + NaCl 0,9% pada 19,2% pasien. Jumlah volume kumulatif cairan resusitasi dengan nilai tengah 2.000 mL. Satus hemodinamik stabil berupa Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum resusitasi cairan dengan nilai tengah 60,5 mmHg. Kemudian MAP setelah 1, 3, dan 6 jam resusitasi cairan dengan rata – rata nilai tengah MAP adalah 67,5 mmHg. Penulis memberikan saran untuk melakukan penelitian serupa dengan membandingkan profil pada pasien yang menerima terapi resusitasi cairan balanced kristaloid dengan unbalanced kristaloid terutama di Indonesia serta mencantumkan target hemodinamik stabil yang akan dicapai disesuaikan dengan kondisi pasien pada rekam medik selama resusitasi cairan. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.110-22 Mah p
Uncontrolled Keywords: Septic shock, Fluid resuscitation, Crystalloid, MAP, ER
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Maher Syahbani Putra Perwira, -NIM011811133240
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPESTA PARULIAN MAURID EDWAR, -NIDN8819800016
Thesis advisorARTARIA TJEMPAKASARI, -NIDN8842800016
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 06 May 2026 04:03
Last Modified: 06 May 2026 04:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140616
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item