Muhammad Fadhil Kamaruddin, - (2022) Tingkat Efektivitas Listrik Tegangan Rendah Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011811133232_HALAMAN JUDUL.pdf Download (350kB) |
|
|
Text (BAB I)
011811133232_BAB I.pdf Download (98kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011811133232_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (911kB) | Request a copy |
Abstract
Salah satu flora normal pada hidung manusia adalah bakteri Staphylococcus aureus, bakteri ini merupakan salah satu penyebab infeksi nosokomial di dunia. Bakteri ini dapat membentuk resistensi terhadap antibiotik (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus, MRSA) dan dapat menjadi penyebab beberapa infeksi seperti bisul, osteomyelitis, sampai dengan bakteremia. Biofilm hasil produksi dari bakteri ini dapat meningkatkan resistensi dan juga kemampuan menempel dari bakteri pada permukaan biotik ataupun abiotik Penelitian ini menggunakan metode eksperimental murni dengan menggunakan campuran larutan Nacl 0,9% dengan biakan bakteri S. aureus. Larutan diberi aliran listrik dengan menggunakan alat rancangan paralel yang dihubungkan kepada power supply GPS 3030D dengan daya 90 W. Setiap tabung dipasangkan dengan elektroda stainless steel 10 cm dengan diameter 0.9 mm. listrik yang digunakan adalah listrik DC dengan tegangan 3V, 4V, dan 6V. Arus listrik yang digunakan yaitu sebesar 0,05A. lama pemberian tegangan listrik yaitu 15, 30, dan 60 menit. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya dengan menggunakan tegangan listrik 6V dan durasi paparan selama 60 menit, tidak terlihat adanya bakteri yang tersisa (p?0,004). Terlihat bahwa pada setiap voltase yang digunakan ditemukan bahwa kematian bakteri terbanyak adalah pada durasi paparan terlama. Pada durasi paparan 15 menit dan 30 menit ditemukan bahwa kematian bakteri terbanyak adalah pada voltase terbesar. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian listrik tegangan rendah memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri S.aureus, pengaruh ini merupakan gaya electricidal yang dapat membunuh bakteri S. aureus. Saran peneliti untuk penelitian selanjutnya adalah dengan menggunakan tes untuk mengetahui mekanisme kematian bakteri dan juga menggunakan jenis bakteri lain dan menggunakan waktu yang lebih singkat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 112-22 Muh t | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Staphylococcus aureus, electricidal, eradikasi, listrik tegangan rendah. | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 06 May 2026 04:20 | |||||||||
| Last Modified: | 06 May 2026 04:20 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140626 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


