Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Infeksi Saluran Kemih Akibat Bakteri Multidrug-Resistant Pada Anak Di Rsud Dr. Soetomo

Muhammad Anas Farobi, - (2022) Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Infeksi Saluran Kemih Akibat Bakteri Multidrug-Resistant Pada Anak Di Rsud Dr. Soetomo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011811133126_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (673kB)
[img] Text (BAB I)
011811133126_BAB I.pdf

Download (109kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011811133126_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah penyakit yang disebabkan adanya mikroorganisme dalam urin dalam jumlah yang signifikan dan menimbulkan infeksi. ISK merupakan infeksi bakteri terbanyak dan memiliki tingkat morbiditas tertinggi kedua setelah infeksi saluran napas pada anak. Infeksi saluran kemih juga merupakan infeksi nosokomial tertinggi di Indonesia. Bayi laki-laki dan anak perempuan menjadi kelompok yang paling sering mengalami ISK. Tidak adanya gejala atau tanda spesifik pada ISK anak seringkali menyebabkan penyakit ini tidak terdiagnosis dengan baik dan menyebabkan seringkali terapinya diberikan secara empiris, dimana terapi empiris yang tidak tepat dengan hasil kultur dapat meningkatkan terjadinya resistensi antimikroba pada uropatogen. Organisme yang paling banyak menyebabkan ISK pada anak adalah bakteri Escherichia coli, dan bakteri ini seringkali mengalami resistensi terhadap antimikroba dan menyebabkan masalah yang cukup serius. Adanya uropatogen yang mengalami resistensi antimikroba juga menyebabkan penentuan terapi empiris pada kasus ISK menjadi lebih sulit. Faktor risiko terjadinya ISK akibat bakteri MDR pada anak sangat beragam dan memiliki perbedaan hasil pada penelitian-penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan ISK akibat bakteri MDR pada anak dengan menggunakan metode case control. Sampel penelitian ini adalah pasien ISK anak di RSUD Dr. Soetomo yang memiliki hasil kultur urin berupa jenis patogen dan kepekaan antibiotik pada periode Januari-Desember 2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan Maret-September 2021 di Instalasi Mikrobiologi Klinik dan ITKI RSUD Dr. Soetomo dan didapatkan 146 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien adalah laki-laki (56,2%) dan berusia lebih dari 5 tahun (52,0%). Usia terendah yang didapatkan pada penelitian ini adalah 2 hari dan usia tertua yang didapatkan adalah 17 tahun. Jenis resistensi terbanyak yang ditemukan pada penelitian ini adalah MDR (63,7%). Jenis bakteri terbanyak yang didapatkan adalah bakteri Gram negatif (75,3%) dan terbanyak merupakan bakteri Escherichia coli sebanyak 34,25% dari total sampel. Status gizi sampel penelitian ini terdiri atas 50% malnutrisi dan 50% gizi baik. Mayoritas sampel penelitian memiliki riwayat penggunaan antimikroba dalam 6 bulan terakhir (89,7%). Mayoritas sampel penelitian tidak memiliki riwayat dirawat di RS (65,1%), tidak memiliki kelainan anatomi saluran kemih (63,7%), dan tidak memiliki riwayat ISK (74,7%). Jenis kelainan anatomi saluran kemih terbanyak yang ditemukan adalah hidronefrosis. Kebanyakan sampel penelitian ini tidak dalam kondisi immunocompromised (53,4%) dan tidak memiliki komorbid gangguan GI (94,5%). Kondisi immunocompromised terbanyak adalah malnutrisi protein dan komorbid gangguan GI terbanyak adalah stenosis anus. Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, status gizi, jenis patogen, riwayat dirawat di RS, kelainan anatomi saluran kemih, riwayat ISK, dan kondisi immunocompromised dengan ISK akibat bakteri MDR pada anak (p>0,05). Hasil uji Fischer’s exact menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara gangguan komorbid GI dengan ISK akibat bakteri MDR pada anak (p=1,00). Hasil uji regresi logistik menunjukkan adanya hubungan bermakna antara ISK akibat bakteri MDR pada anak dengan jenis patogen (p=0,033, aOR=2,4, 95% CI: 1,072-5,240), dan riwayat penggunaan antimikroba (p=0,003, aOR=6,4, 95% CI: 1,892-21,718). "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D.113-22 Muh r
Uncontrolled Keywords: UTI, MDR, risk factor, children
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Muhammad Anas Farobi, -NIM011811133126
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDWIYANTI PUSPITASARI, -NIDN0016107404
Thesis advisorJUNIASTUTI, -NIDN0024067104
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 06 May 2026 04:28
Last Modified: 06 May 2026 04:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140629
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item